Meksiko menegaskan statusnya sebagai salah satu tim terkuat di Piala Dunia FIFA 2026 setelah menyingkirkan Ekuador untuk memastikan tempat di babak 16 besar.
Tuan rumah kembali menampilkan penampilan dominan, menang dengan nyaman dan memperpanjang rekor sempurna mereka di turnamen menjadi empat kemenangan dalam empat pertandingan. Dengan delapan gol yang dicetak dan tidak ada kebobolan, Meksiko membuktikan diri mereka sebagai pesaing nyata untuk masuk ke kompetisi ini.
Berikut adalah pelajaran utama dari kemenangan mengesankan mereka.
Meksiko menjadi penantang gelar yang serius
Sebelum turnamen dimulai, hanya sedikit yang menganggap Meksiko sebagai salah satu favorit untuk memenangkan Piala Dunia. Namun penampilan mereka mengubah opini tersebut.
Tuan rumah menunjukkan kualitas dalam menyerang, disiplin dalam bertahan, dan kepercayaan diri yang besar sepanjang kompetisi. Empat kemenangan dalam empat pertandingan, ditambah dengan rekor pertahanan yang sempurna, menunjukkan Meksiko mampu menantang tim mana pun yang tersisa di turnamen tersebut.
Penggemar mereka sudah memimpikan sesuatu yang istimewa, berpikir ini bisa menjadi tahun dimana Meksiko akhirnya meraih kejayaan Piala Dunia.
Stadion Azteca tetap menjadi benteng
Senjata terbaik Meksiko bukan hanya pemainnya, tapi juga nadanya.
Stadion Azteca sekali lagi terbukti menjadi tempat yang menakutkan bagi tim tamu. Meksiko memiliki rekor kompetitif yang luar biasa, memenangkan 70 dari 89 pertandingannya, seri 17 kali dan hanya kalah dua kali.
Mereka juga tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan Piala Dunia di stadion terkenal itu, membuat calon lawan babak 16 besar, termasuk Inggris atau DR Kongo, sadar akan tantangan besar yang menanti mereka.
Mantan pelatih Australia Ange Postecoglou menggambarkan perjalanan ke Meksiko sebagai “sebuah pintu masuk ke Piala Dunia yang berbeda”.
Julian Quinones memiliki turnamen yang brilian
Julian Quinones melanjutkan kampanye Piala Dunianya yang luar biasa dengan penampilan luar biasa lainnya melawan Ekuador.
Sang striker membuka skor dengan penyelesaian akhir yang kuat yang membuat kiper tidak punya peluang dan menambah jumlah golnya menjadi tiga gol dalam empat pertandingan.
Kecepatan, pergerakan, dan kemampuan penyelesaiannya menjadikannya salah satu pemain ofensif paling menonjol di turnamen dan merupakan bagian penting dari kesuksesan Meksiko.
Pertahanan Meksiko adalah salah satu yang terbaik di kompetisi ini
Meskipun fokusnya adalah pada pemain ofensif Meksiko, pertahanan mereka juga sama mengesankannya.
Tuan rumah belum kebobolan satu gol pun dan hanya kebobolan enam tembakan tepat sasaran dalam empat pertandingan.
Organisasi, disiplin, dan tekad mereka telah membuat semua lawan mereka frustrasi sejauh ini, menjadikan mereka salah satu tim yang paling sulit dikalahkan di Piala Dunia ini.
Gilberto Mora terus membuat sejarah
Gelandang remaja Gilberto Mora telah menjadi salah satu cerita di turnamen ini.
Di usianya yang baru 17 tahun 259 hari, Mora menjadi pemain termuda kedua yang menjadi starter di pertandingan sistem gugur Piala Dunia, di belakang legenda Brasil Pelé pada tahun 1958.
Terlepas dari usianya, pemain muda ini telah menunjukkan kedewasaan, kepercayaan diri, dan kualitas teknis melebihi usianya.
Penggemar Meksiko mengira ini akhirnya bisa menjadi tahun mereka
Perayaan setelah peluit akhir berbunyi menyoroti semakin besarnya kepercayaan diri para pendukung Meksiko.
Fans merayakannya tidak hanya di Meksiko, tapi juga di kota-kota di seluruh dunia, termasuk Los Angeles, tempat ribuan orang berkumpul untuk menonton pertandingan tersebut.
Bagi banyak penggemar, tim ini mewakili tim Meksiko terkuat yang pernah mereka lihat selama bertahun-tahun, dengan para pemain menunjukkan kesatuan, kepercayaan diri, dan tekad sepanjang turnamen.
Bisakah Meksiko akhirnya mengakhiri kutukan “game kelima”?
Meskipun ada kegembiraan, satu kekhawatiran tetap ada bagi para pendukung Meksiko: kutukan terkenal “quinto partido”.
Meksiko mencapai perempat final ketika menjadi tuan rumah Piala Dunia pada tahun 1970 dan 1986, tetapi dari tahun 1994 hingga 2018 mereka tersingkir pada pertandingan kelima di setiap turnamen.
Jika tim berbakat Meksiko ini akhirnya bisa mematahkan kutukan tersebut, keyakinan bahwa mereka bisa menjadi juara dunia akan semakin menguat.






















