Lebih dari 140 warga Palestina di Israel telah terbunuh sepanjang tahun ini, meningkat 12% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, menurut data yang dikutip AFP dari Abraham Initiatives, sebuah organisasi yang mempromosikan hidup berdampingan antara komunitas Yahudi dan Arab.
Kematian ini sebagian besar terkait dengan geng kriminal, perselisihan keluarga, meluasnya akses terhadap senjata api, dan apa yang digambarkan oleh banyak anggota masyarakat sebagai penegakan hukum yang tidak memadai oleh polisi.
AFP melaporkan, jika angka kematian saat ini terus berlanjut, jumlah pembunuhan bisa melampaui rekor 252 kematian yang tercatat pada tahun 2025.
Para pemimpin komunitas telah berulang kali menuduh pemerintah Israel gagal menyelidiki kekerasan tersebut secara memadai. Warga Palestina berjumlah sekitar 21 persen dari populasi Israel, atau 10,2 juta orang.






















