Stefan de Vrij berharap bisa kembali menjadi “pemain penting” bagi Panathinaikos setelah mengakhiri kariernya bersama Inter pada akhir musim lalu.
De Vrij mengakhiri delapan tahun hubungannya dengan raksasa Serie A Inter dan pindah ke Yunani akhir bulan lalu setelah tidak lagi disukai di bawah asuhan Cristian Chivu.
Pemain berusia 34 tahun ini telah mencatatkan 296 penampilan di semua kompetisi untuk Nerazzurri, memenangkan sembilan penghargaan utama termasuk tiga mahkota Serie A dan tiga mahkota Coppa Italia.
Namun, selama kampanye Inter meraih Scudetto pada musim 2025-26, De Vrij hanya bermain 20 kali di semua kompetisi dan menghabiskan sebagian besar musim tersebut sebagai pemain pengganti yang tidak dimainkan.
Namun setelah bergabung dengan Panathinaikos, yang belum pernah memenangi kompetisi papan atas Yunani sejak 2009-10, De Vrij yakin ia masih memiliki banyak hal untuk diberikan di level tertinggi meski ia berada di akhir kariernya.
“Kontrak saya sudah habis dan saya ingin menjadi pemain penting lagi di suatu tempat,” kata De Vrij seperti dikutip LaLazioSiamoNoi.
Sayangnya, tahun lalu saya tidak banyak bermain di Inter.
Terima kasih banyak, Stefan pic.twitter.com/cgnY5Lvs3h
– Inter (@Inter) 30 Juni 2026
De Vrij juga menambahkan bahwa permohonan dari kota Athena juga menjadi kunci keputusannya meninggalkan Inter.
“Kemudian saya menemukan klub indah dan bersejarah yang sudah lama tidak memenangkan trofi,” jelas De Vrij.
“Mereka sedang mengerjakan proyek yang sangat bagus dan telah mengambil jalan yang benar, dengan dewan direksi baru dan pelatih baru yang muda dan modern. Itu membuat saya tertarik.
“Dan kemudian saya sedang berlibur di Athena, tempat yang fantastis. Apakah liburan ini berperan? Ya, anggap saja itu kebetulan.”
Bek tengah itu juga menegaskan dia tidak memiliki rencana untuk pensiun dari tugas internasional setelah Belanda tersingkir dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia.






















