Kylian Mbappé dilaporkan menciptakan ketegangan baru di Real Madrid setelah mengklaim pelatih sementara Álvaro Arbeloa telah mengurangi pentingnya dirinya dalam tim.
Striker Prancis itu angkat bicara setelah kemenangan 2-0 Madrid atas Real Oviedo, pertandingan yang gagal meredakan rasa frustrasi yang semakin besar antara sang pemain dan beberapa pendukung klub.
Mbappé masuk dari bangku cadangan dan memberikan assist pada gol Jude Bellingham, namun ia tetap disambut dengan ejekan keras dari beberapa fans di dalam Santiago Bernabéu.
Reaksi penggemar menyusul pengumuman petisi online yang meminta sang striker meninggalkan klub menyusul kesulitan yang dialami Madrid baru-baru ini, termasuk kekalahan 2-0 dari FC Barcelona yang memastikan gelar La Liga untuk rival mereka.
Usai pertandingan, Mbappé mempertanyakan mengapa ia tidak dimasukkan dalam starting XI dan menyatakan tempatnya di tim telah menurun.
“Saya siap untuk memulai tetapi Arbeloa memberi tahu saya bahwa saya sekarang adalah striker keempat,” kata Mbappé.
“Tidak apa-apa, kami harus menerima keputusan pelatih. Saya akan terus bekerja lebih keras. Saya dalam kondisi sangat baik dan siap bermain. Mengapa saya tidak memulai? Tanyakan kepada pelatih.”
Namun, Arbeloa dengan cepat menepis klaim tersebut dan bersikeras bahwa dia tidak pernah memberi tahu pemain tersebut bahwa dia adalah pilihan keempat di lini serang.
“Saya tidak pernah memberi tahu Mbappé bahwa dia adalah striker keempat kami,” kata pelatih Madrid itu.
“Mungkin dia salah paham. Saya tidak pernah mengatakan itu.”
Ketidaksepakatan ini semakin menambah tekanan di klub saat Madrid bersiap menghadapi perubahan setelah gagal meraih gelar liga.











