Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) memperingatkan bahwa blokade militer terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran masih berlaku, sehingga membatasi semua lalu lintas maritim masuk dan keluar.
Dalam sebuah peringatan, badan yang terkait dengan Angkatan Laut Kerajaan Inggris mendesak kapal dagang dan kapal netral yang transit di Selat Hormuz untuk menjaga jarak setidaknya 30 mil laut (56 km) dari unit militer AS dan segera merespons setiap komunikasi radio dari pasukan AS agar tidak salah diidentifikasi sebagai ancaman.
Pemberitahuan tersebut memperingatkan bahwa tindakan penegakan hukum dapat mencakup penembakan yang melumpuhkan atau merusak terhadap kapal-kapal yang gagal mematuhi instruksi blokade.
Mereka juga menyarankan kapal-kapal agar tidak melakukan perpindahan antar kapal di wilayah tersebut.
Catatan Penasihat JMIC: 006-26 (pengingat blokade)
Klik di sini untuk melihat catatan nasihat selengkapnya⤵️ #MarSec pic.twitter.com/jgc9HPgz0S
– Pusat Operasional UKMTO (@UK_MTO) 29 Mei 2026






















