Home Ekonomi Turis Australia diduga merampok dalam penipuan penukaran mata uang Ubud

Turis Australia diduga merampok dalam penipuan penukaran mata uang Ubud

7
0


GIANYAR, Bali – Seorang warga negara Iran ditangkap di Bali karena diduga mencuri uang dari seorang turis Australia melalui penipuan yang melibatkan permintaan valuta asing di Ubud, kata polisi.

Tersangka berinisial AF, 52, ditahan setelah dilakukan penyelidikan atas peristiwa yang terjadi pada 18 Mei 2026 di sebuah toko retail di Ubud, Kabupaten Gianyar.

Menurut Kapolres Gianyar AKBP Chandra Kesuma, korban asal Australia melaporkan hal tersebut tiga hari setelah kejadian.

Polisi menduga AF menghampiri korban dan meminta bantuan untuk menukarkan uang. Dalam interaksi tersebut, tersangka diduga menggunakan proses penukaran uang sebagai selingan sebelum mengambil uang korban.

“Tersangka menggunakan permintaan penukaran uang sebagai selingan untuk mencuri uang korban,” kata Chandra dalam jumpa pers, Jumat.

Penyidik ​​kemudian mengikuti AF ke sebuah hotel di Denpasar, di mana dia ditangkap pada tanggal 21 Mei. Polisi menemukannya sendirian di kamarnya pada saat penangkapannya.

“Tersangka ditangkap di hotel tempat dia menginap. Saat polisi melakukan penangkapan, dia sedang sendirian,” kata Chandra.

Pihak berwenang yakin tersangka mungkin bertindak bersama kaki tangannya. Rekaman CCTV dari toko tersebut diduga menunjukkan orang kedua, yang diyakini sebagai orang asing, berpartisipasi dalam skema tersebut.

Polisi belum memastikan identitas wanita tersebut dan terus berupaya untuk menemukannya. Penyidik ​​mengandalkan rekaman pengawasan, keterangan saksi, dan informasi yang diperoleh selama penyelidikan.

“Dari rekaman CCTV sudah ada dua orang tersangka yang kami identifikasi, laki-laki dan perempuan. Tersangka laki-laki sudah ditangkap, sedangkan tersangka perempuan masih dalam pemeriksaan dan buronan,” kata Chandra.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita beberapa mata uang asing yang diduga terkait dengan kasus tersebut, antara lain dolar Australia, dolar Singapura, euro, dan dolar AS yang diyakini milik korban.

AF telah ditetapkan sebagai tersangka dan masih ditahan karena penyidik ​​terus mencari orang kedua yang diyakini terlibat dalam insiden tersebut.

Investigasi masih berlangsung.

Penafian: Meskipun segala upaya telah dilakukan untuk memastikan keakuratannya, artikel ini mungkin mengandung sedikit ketidakakuratan dalam nama, lokasi, atau detail acara. Pembaca dipersilakan menghubungi tim redaksi untuk klarifikasi lebih lanjut.