
Brazil siap untuk memulainya Piala Dunia FIFA 2026 kampanye untuk mengakhiri kekeringan selama 24 tahun tanpa mengangkat trofi. Bruno Guimaraes menjawab persepsi luas bahwa tim nasionalnya bukan salah satu favorit dan disorot Argentina sebagai contoh.
“Argentina bukan favorit di Piala Dunia lalu, dan mereka menang” Guimaraes katanya pada konferensi pers minggu ini ketika ditanya apakah menurutnya Brasil bisa memenangkan trofi tersebut meski mengalami kesulitan dalam beberapa tahun terakhir dan penampilan tim yang tidak meyakinkan.
Namun perbandingannya dengan Argentina masih menjadi perdebatan. Empat tahun lalu, Lionel Messi dan rekan satu timnya memasuki Piala Dunia 2022 seperti yang berkuasa Copa Amerika Dan Finalissimo juara. Mereka memainkan sepak bola yang meyakinkan dan mengenakan Rekor 36 pertandingan tanpa kekalahan yang diakhiri dengan pertandingan pertama mereka melawan Arab Saudi.
Tidak ada kesepakatan bulat pada saat itu mengenai status Argentina sebagai penantang gelar, namun banyak pengamat memiliki pandangan yang sama. Di sisi lain, kehati-hatian melingkupinya BrazilPeluangnya kini tampak lebih luas dan didukung oleh bukti kuat.
Carlo Ancelloti, pelatih kepala Brasil.
Brasil finis kelima di Kualifikasi Piala DuniaTertinggal 10 poin dari Argentina, setelah siklus bergejolak yang menandai kepergian dua pelatih kepala sebelumnya Carlo Ancelotti tiba musim panas lalu. Di bawah manajemen Italia, mereka memainkan 12 pertandingan di kompetisi resmi dan persahabatan, mencatatkan tujuh kemenangan, dua kali seri, dan tiga kekalahan.
lihat juga
Neymar tidak mungkin menghadapi Maroko karena Carlo Ancelotti mengingat jadwal kembalinya bintang Brasil karena cedera Piala Dunia setelah penilaian baru
Guimaraes membela peluang Brasil
Pada konferensi pers yang sama, Bruno Guimaraes membela peluang Brasil bersaing memperebutkan gelar juara Piala Dunia FIFA 2026. Ia pertama kali menyoroti sejarah dan tradisi timnas. “Tidak ada seorang pun yang memiliki lima bintang di dadanya” ujarnya merujuk pada rekor Brasil sebagai tim tersukses dalam sejarah Piala Dunia.
“Kami memiliki pemain hebat yang bersinar di tim terbaik dunia, seperti Vini dan Raphinha,» tambah gelandang Newcastle sambil menjelaskan optimismenya terhadap peluang Brasil. “Kami harus menunjukkan rasa hormat kepada para pemain kami.”
Brasil menghadapi tantangan berat di pertandingan pembuka
Sebagai anggota Grup C, Brasil akan menjadi salah satu tim pertama yang memulai kampanye Piala Dunia FIFA 2026. Mereka akan menghadapi Maroko Sabtu dalam ujian berat melawan tim yang mencapai semifinal di Qatar 2022 dan menempati posisi kedua di Olimpiade 2025 BISA hanya beberapa bulan yang lalu.
Di atas kertas, ini akan menjadi tantangan terberat di babak penyisihan grup bagi tim asuhan Carlo Ancelotti. Mereka kemudian akan dikonfrontasi Haiti pada hari Jumat 19 Juni, sebelum menyelesaikan fase turnamen ini lima hari kemudian melawan Skotlandia.






















