Presiden Lee Jae Myung berbicara dalam pertemuan dengan para pembantu utamanya di Cheong Wa Dae di Seoul pada hari Jumat. Yonhap
Peringkat ketidaksetujuan terhadap Presiden Lee Jae Myung melampaui peringkat persetujuannya untuk pertama kalinya sejak ia menjabat pada bulan Juni tahun lalu, sebuah survei menunjukkan pada hari Senin, di tengah dampak dari laporan kekurangan surat suara dalam pemilu lokal baru-baru ini.
Dalam jajak pendapat yang diadakan oleh surat kabar EKN dan dilakukan oleh Realmeter, tingkat persetujuan terhadap Lee turun 4,8 poin persentase dari minggu sebelumnya, menjadi 46,7 persen, menandai pertama kalinya peringkat persetujuannya turun di bawah 50 persen dalam jajak pendapat Realmer sejak pelantikannya.
Peringkat negatif naik 5,5 poin persentase menjadi 49,7 persen.
Realmeter mengaitkan penurunan tersebut dengan kontroversi baru-baru ini mengenai kesalahan penanganan kurangnya surat suara pada pemilu lokal tanggal 3 Juni dan memburuknya konflik internal di dalam Partai Demokrat Korea (DPK) yang berkuasa.
“Meskipun ada faktor-faktor positif, termasuk hasil perjalanan presiden ke Eropa dan Indeks Harga Saham Gabungan Korea melampaui angka tertinggi sepanjang masa yaitu 9.000 poin, kekhawatiran mengenai melebarnya kesenjangan di pasar aset semakin meningkat, sehingga menyebabkan penurunan dukungan di kalangan moderat dan mereka yang berada di wilayah Seoul,” tambahnya.
Survei mingguan yang dilakukan terhadap 2.517 orang berusia 18 tahun ke atas pada Senin hingga Jumat pekan lalu, memiliki margin kesalahan plus minus 2 poin persentase pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Dalam survei terpisah yang dilakukan lembaga survei yang sama, dukungan terhadap DPK meningkat sebesar 2,1 poin persentase dari minggu sebelumnya menjadi 40,1 persen, sedangkan dukungan terhadap partai oposisi utama, Partai Kekuatan Rakyat, turun sebesar 2 poin persentase menjadi 42,3 persen.
Jajak pendapat tersebut, yang dilakukan pada Kamis dan Jumat terhadap 1.001 orang berusia 18 tahun ke atas, memiliki margin kesalahan plus atau minus 3,1 poin persentase, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.






















