Home Opini PM Modi mengundang perusahaan-perusahaan Belanda untuk berinvestasi di India; membahas perdagangan dan...

PM Modi mengundang perusahaan-perusahaan Belanda untuk berinvestasi di India; membahas perdagangan dan kemitraan bilateral selama kunjungan ke Belanda

1
0


Perdana Menteri Narendra Modi pada hari Sabtu mengundang perusahaan-perusahaan Belanda untuk merancang, berinovasi dan memproduksi di India, menyoroti berbagai peluang bisnis di negara tersebut.

Dia mendorong perusahaan untuk mengeksplorasi sektor-sektor seperti maritim, energi terbarukan, teknologi digital, semikonduktor, kecerdasan buatan, dan perawatan kesehatan.

Perdana Menteri Modi, yang berada di Belanda dalam kunjungan pada leg kedua tur lima negaranya, juga menyaksikan penandatanganan perjanjian antara Tata Electronics dan ASML untuk memperluas dukungan ke pabrik semikonduktor di Dholera, Gujarat.

Baca juga | Kunjungan PM Modi ke Belanda bertujuan untuk memperkuat kemitraan India-UE

Ia didampingi oleh mitranya dari Belanda, Rob Jetten, ketika kedua perdana menteri tersebut menyerukan agar Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) India-UE segera dilaksanakan. Menurut pernyataan resmi, FTA memperkuat India dan Uni Eropa sebagai mitra yang dapat diandalkan.

India, simbol skala dan stabilitas (PM Modi)

Saat berpidato di CEO Roundtable, Perdana Menteri Modi mengatakan India telah menjadi simbol skala dan stabilitas, dan menambahkan bahwa tidak ada negara di dunia yang dapat menandingi kecepatannya dalam hal infrastruktur, energi ramah lingkungan, dan konektivitas. Ia mencatat, India kini berkontribusi 17 persen terhadap pertumbuhan global.

Baca juga | Belanda memulangkan artefak langka Dinasti Chola ke India selama kunjungan PM

Menyoroti bahwa perekonomian India telah dibentuk kembali melalui reformasi yang berkelanjutan, Perdana Menteri mengatakan pemerintah telah berupaya untuk memberikan stabilitas politik yang lebih baik kepada dunia usaha sambil memperluas peluang bagi sektor swasta. Dia menambahkan, sektor-sektor seperti luar angkasa, pertambangan, dan energi nuklir telah dibuka secara bertahap.

Ia menambahkan: “Kami terus mengurangi beban kepatuhan dan meningkatkan kemudahan melakukan bisnis. Baru-baru ini, kami telah menerapkan reformasi generasi mendatang di berbagai bidang seperti perpajakan, peraturan ketenagakerjaan, dan tata kelola.”

Manufaktur di India menjadi sangat menguntungkan, kata PM

Perdana Menteri Modi menambahkan bahwa industri manufaktur di India menjadi sangat menguntungkan, sementara di sektor jasa, negara ini telah menjadi pusat efisiensi dan inovasi dengan talenta yang dimilikinya.

Beliau juga menginformasikan pada pertemuan tersebut bahwa semua perusahaan teknologi global telah mendirikan pusat kapasitas global mereka di India.

Kemitraan India-Belanda

Mengomentari hubungan bilateral, Perdana Menteri Modi mengatakan dia dan rekannya dari Belanda akan mengambil beberapa keputusan penting. “Kami akan mengubah kemitraan terpercaya antara India dan Belanda ini menjadi kemitraan strategis. Kami meluncurkan peta jalan bersama yang ambisius untuk hidrogen ramah lingkungan. Kami sedang mempersiapkan hubungan kami di sektor teknologi untuk masa depan,” tambahnya.

Selain itu, kedua negara akan semakin memperkuat mobilitas bakat, kemitraan akademik, dan penelitian dan pengembangan (R&D) bersama.

Ia menyoroti bahwa lebih dari 300 perusahaan Belanda kini berpartisipasi dalam pertumbuhan India. Ia juga mengatakan bahwa Belanda adalah investor terbesar India di Eropa dan mitra dagang terbesar kedua bagi India.

Baca juga | PM Modi akan mengunjungi UEA, Belanda, Swedia, Norwegia, Italia di tengah perang Timur Tengah

Kedua belah pihak juga menandatangani beberapa perjanjian yang bertujuan untuk lebih memperkuat kerja sama di berbagai bidang.

Belanda adalah salah satu tujuan perdagangan utama India di Eropa, dengan perdagangan bilateral mencapai $27,8 miliar pada tahun 2024-25. Negara Eropa ini merupakan investor terbesar keempat di India, dengan kumulatif investasi asing langsung sebesar $55,6 miliar.

PM Modi memuji kontribusi India kepada Belanda

Perdana Menteri Modi, yang tiba di Den Haag pada hari Jumat, menerima sambutan hangat dari diaspora India di Belanda. Ia memuji diaspora India atas kontribusi mereka terhadap masyarakat Belanda, dan menggambarkannya sebagai jembatan persahabatan yang hidup antara India dan Belanda.

Belanda adalah rumah bagi sebagian besar penduduk asal India di benua Eropa, termasuk sekitar 200.000 anggota komunitas Suriname-Hindustan.

(Dengan kontribusi dari agensi)

Poin-poin penting

  • Kunjungan Perdana Menteri Modi menyoroti peningkatan hubungan ekonomi antara India dan Belanda.
  • Belanda adalah investor terbesar keempat di India dan memiliki potensi perdagangan bilateral yang signifikan.
  • Fokus pada sektor-sektor seperti energi terbarukan dan teknologi menunjukkan komitmen India terhadap inovasi.