Home Opini Pembaruan pagi | Melihat ke Timur Tengah

Pembaruan pagi | Melihat ke Timur Tengah

2
0


Halo, para pembaca Middle East Eye,

Diplomasi AS-Iran telah memasuki fase yang paling menentukan, dengan Donald Trump mengatakan ia akan membuat “keputusan akhir” mengenai usulan kesepakatan untuk mengakhiri konflik. Teheran menegaskan belum ada kesepakatan akhir yang dicapai dan mengatakan tindakan, bukan janji, yang akan menentukan keberhasilan suatu kesepakatan.

Sementara itu, pertempuran di Lebanon terus memakan banyak korban jiwa, bahkan ketika upaya diplomasi semakin meningkat.

Berikut perkembangan terkini dalam beberapa jam terakhir:

  • Trump mengatakan dia akan membuat ‘keputusan akhir’ mengenai kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri perang

  • Iran mengatakan perundingan terus berlanjut, namun belum ada kesepakatan akhir yang dicapai dan perselisihan utama masih belum terselesaikan.

  • Teheran mengatakan tindakan, bukan deklarasi, akan menentukan kesepakatan apa pun, dan menegaskan diperlukan tindakan timbal balik

  • Amerika Serikat telah mencabut blokade lautnya terhadap Iran, meskipun Teheran mengatakan pihaknya masih mengevaluasi apakah tindakan tersebut diterapkan sepenuhnya.

  • Departemen Keuangan AS mengumumkan penyitaan aset mata uang kripto Iran senilai satu miliar dolar dan menjatuhkan sanksi baru pada entitas yang terkait dengan Iran.

  • Para pejabat Gedung Putih mengatakan Trump hanya akan menerima kesepakatan yang menghormati garis merah AS, sementara Iran menyatakan siap menerapkan “kerangka kerja yang bermartabat” untuk mengakhiri konflik.

  • Tasnim melaporkan bahwa berdasarkan kerangka yang diusulkan, Selat Hormuz akan tetap berada di bawah otoritas Iran

  • Netanyahu mengatakan pasukan Israel telah maju melampaui Sungai Litani di Lebanon seiring dengan berlanjutnya operasi militer

  • Serangan Israel di Lebanon selatan menewaskan sedikitnya 11 orang, termasuk seorang penyelamat, sementara Hizbullah mengklaim 22 serangan terhadap pasukan Israel

  • Unicef ​​​​mengatakan 15 anak-anak tewas dan 62 lainnya luka-luka dalam sepekan serangan di Lebanon, dan menyebut jumlah korban tersebut “mengejutkan”.

  • Delegasi Lebanon dan Israel mengadakan pembicaraan militer di Amerika Serikat ketika para diplomat mencari cara untuk mengurangi ketegangan di sepanjang perbatasan