Hamas mengutuk serangan Israel terhadap sebuah kamp tenda di Kota Gaza, yang menewaskan sedikitnya lima orang sore ini, dan menyebutnya sebagai pembantaian lain terhadap pengungsi Palestina.
“Pendudukan Israel melakukan pembantaian yang mengerikan terhadap anak-anak dan perempuan… sebagai bagian dari eskalasi perang pemusnahan terhadap warga sipil,” kata juru bicara Hamas Hazem Qassem dalam sebuah pernyataan yang dibagikan di Telegram.
Qassem mengatakan serangan itu terjadi ketika pembicaraan sedang berlangsung di Kairo mengenai implementasi kesepakatan “gencatan senjata” Gaza yang ditengahi AS.
Israel telah berulang kali mengebom Gaza sejak perjanjian tersebut diberlakukan tahun lalu, menjadikan apa yang disebut sebagai gencatan senjata sebagai instrumen tekanan terhadap Palestina.
“Ini menegaskan bahwa pendudukan berupaya melemahkan dan menghancurkan perjanjian tersebut,” kata pernyataan itu.






















