Manchester City akan menunjuk mantan manajer Chelsea Enzo Maresca sebagai pelatih kepala baru mereka dengan kontrak tiga tahun.
Langkah ini dilakukan sebulan setelah Pep Guardiola mengumumkan dia akan meninggalkan City setelah 10 tahun sukses memimpin klub.
Laporan menunjukkan bahwa City dan Chelsea telah mencapai kesepakatan mengenai kompensasi untuk Maresca, dengan biaya yang diyakini melebihi £10 juta.
Chelsea berhak mendapatkan kompensasi karena Maresca terikat kontrak dengan klub London tersebut hingga 2029 sebelum meninggalkan peran tersebut pada Januari. The Blues sedang mempertimbangkan opsi hukum mereka sebelum kedua klub memulai negosiasi.
Maresca dengan cepat diidentifikasi oleh City sebagai pilihan utama mereka untuk menggantikan Guardiola dan memimpin klub menuju era baru.
Manchester City belum mengomentari informasi ini secara terbuka.
Para pemain klub yang tidak mengikuti Piala Dunia yang sedang berlangsung diharapkan dapat kembali mengikuti latihan pramusim pada pertengahan Juli.
Meski penunjukannya belum diumumkan secara resmi, namun perencanaan transfer terus berlanjut di balik layar. City ingin memperkuat skuad mereka menjelang musim baru.
Klub telah melihat dua tawaran ditolak untuk Elliot Anderson dari Nottingham Forest dan diperkirakan akan kembali dengan tawaran lain.
Gelandang tersebut dipandang sebagai kemungkinan pengganti kapten Bernardo Silva yang akan keluar.
Analis sepak bola Freddie Pye yakin City tetap menjadi tujuan yang menarik bagi para pemain meskipun kepergian Guardiola.
Menurut Pye, City terus menawarkan peluang memenangkan trofi, fasilitas kelas dunia, dan peluang menjadi bagian dari babak baru yang menarik di bawah manajer baru.
Namun, ia juga mencatat bahwa beberapa pemain mungkin melihat kepergian Guardiola sebagai akhir dari sebuah era dan mungkin mempertimbangkan untuk meninggalkan klub setelah menikmati beberapa tahun tersukses dalam sejarah City.
Pengumuman resmi mengenai penunjukan Maresca diharapkan terjadi dalam beberapa hari mendatang saat Manchester City bersiap menghadapi kehidupan setelah Guardiola.






















