Home Opini Harga LPG Hari Ini, 24 Juni: Tarif Silinder Domestik dan Komersial di...

Harga LPG Hari Ini, 24 Juni: Tarif Silinder Domestik dan Komersial di Delhi, Mumbai, Bangalore, Kolkata dan Kota Lainnya

2
0


Harga LPG Hari Ini, 24 Juni: Harga tabung gas cair (LPG) domestik dan komersial tetap tidak berubah pada hari Rabu, 23 Juni, bahkan ketika harga minyak global semakin turun menyusul kemajuan dalam pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Sejak kenaikan harga pada 7 Juni lalu, harga gas untuk memasak masih stabil. Pada revisi terbaru harga tabung elpiji dalam negeri, perusahaan pemasaran minyak (OMC) menaikkan harga tabung 14,2 kg sebesar $29 karena pemulihan yang sangat buruk. Ini merupakan kenaikan kedua dalam tiga bulan, setelah revisi pertama UU tersebut $60 dirilis pada 7 Maret.

Harga botol komersial 19 kg telah meningkat sekitar $42 setelah revisi terbaru menyusul kenaikan biaya energi dan gangguan pasokan di jalur transit Selat Hormuz. Pasokan energi dari Asia Barat semakin ketat dan impor LPG turun menjadi 696.000 ton di bulan April dari 2 juta ton per bulan akibat perang AS-Iran. Selama empat bulan terakhir, biaya silinder komersial telah melonjak hampir 79% mengikuti Harga Kontrak Saudi (CP), yang ditetapkan oleh Saudi Aramco pada awal setiap bulan.

Berapa banyak kapal tujuan India yang transit di Hormuz sejak kesepakatan AS-Iran?

Sebanyak sebelas kapal tujuan India transit di Selat Hormuz pasca penandatanganan perjanjian damai AS-Iran pekan lalu. Dalam jumpa pers, juru bicara Kementerian Luar Negeri (MEA) Randhir Jaiswal mengatakan pada hari Selasa, “Sejak penandatanganan MoU (memorandum kesepahaman) pada 17 Juni, 11 kapal tujuan India telah transit melalui Selat Hormuz,” lapor PTI.

Kapal-kapal yang berhasil mengarungi Teluk Persia mencakup tiga kapal tanker berbendera India, masing-masing membawa lebih dari 285.000 ton (metrik ton) minyak mentah; satu kapal pengangkut LPG berbendera asing, satu kapal tanker minyak mentah berbendera asing, dan enam kapal curah berbendera asing yang mengangkut pupuk. Lebih lanjut dia mencatat, 10 kapal berbendera India masih berada di kawasan Teluk Persia, sementara dua kapal tiba di sana baru-baru ini.

Apakah ada alternatif permanen pengganti LPG Asia Barat untuk India?

Impor LPG India dari Amerika Serikat diperkirakan mencapai 1 juta ton pada bulan Juni, sebuah rekor tertinggi, menurut laporan Reuters yang mengutip sumber-sumber industri. Pada saat yang sama, pasokan dari UEA sudah mulai pulih menjadi sekitar 300.000 hingga 400.000 ton pada bulan ini, kata laporan tersebut, seraya menambahkan bahwa OMC juga akan menerima sekitar 45.000 ton LPG dari Kuwait pada bulan Juni.

Sebelum perang AS-Iran dan blokade Selat Hormuz, India sangat bergantung pada Asia Barat untuk impor LPG, hampir 90% di antaranya melewati jalur perdagangan ini. Pada bulan Mei, impor kembali menjadi 1,15 juta ton, dengan India mengimpor 648.300 ton LPG dari AS dan 134.700 ton dari UEA, menurut data Kpler.

Mengenai diversifikasi impor LPG India, Pulkit Agarwal, kepala konten India di S&P Global Energy, mengatakan, “Timur Tengah masih tetap bertahan dan bahkan hingga saat ini merupakan salah satu sumber LPG yang paling dapat diandalkan dan satu-satunya yang mampu memasok jenis LPG yang dibutuhkan India,” lapor ANI.

Menurut Pulkit Agarwal, meskipun India telah berupaya melakukan diversifikasi impor dan mencari pasar alternatif jika terjadi gangguan pasokan energi, namun sumber-sumber tersebut belum mampu sepenuhnya mengkompensasi berkurangnya pasokan di Asia Barat. Ia berpendapat bahwa keterbatasan fisik membatasi volume LPG yang dapat diperoleh India.