Home Opini Mahkamah Agung AS memblokir upaya Trump untuk memecat Gubernur Federal Reserve Lisa...

Mahkamah Agung AS memblokir upaya Trump untuk memecat Gubernur Federal Reserve Lisa Cook.

4
0


Mahkamah Agung AS mengeluarkan keputusan penting mengenai independensi Federal Reserve pada hari Senin, menolak upaya Presiden Donald Trump untuk memecat Gubernur Federal Reserve Lisa Cook.

Dalam keputusan 5-4, pengadilan menolak untuk mencabut perintah pengadilan yang lebih rendah yang menghalangi Trump untuk memecat Lisa Cook sementara gugatan hukumnya berlanjut. Langkah ini berarti Cook akan tetap menjadi anggota Dewan Gubernur Federal Reserve.

Apa keputusan Mahkamah Agung?

Mahkamah Agung menolak permintaan Departemen Kehakiman Trump untuk segera mencopot Cook dari Dewan Federal Reserve.

Keputusan tersebut tidak menyelesaikan tuntutan hukum yang mendasarinya namun memungkinkan perintah pengadilan yang lebih rendah yang melindungi posisi Cook tetap berlaku selama kasus tersebut berlanjut.

Seandainya Trump menang, dia akan menjadi presiden AS pertama yang memecat gubernur Federal Reserve sejak bank sentral dibentuk oleh Kongres pada tahun 1913.

Mengapa Trump mencoba memakzulkan Lisa Cook?

Pada Agustus 2025, Trump berusaha memecat Cook, dengan alasan tuduhan penipuan hipotek yang melibatkan rumah miliknya di Michigan dan Georgia.

Tuduhan tersebut diajukan oleh Direktur Badan Pembiayaan Perumahan Federal yang ditunjuk Trump, Bill Pulte.

Cook membantah melakukan kesalahan dan berpendapat bahwa tuduhan tersebut hanyalah alasan untuk menyingkirkannya karena perbedaan pendapat mengenai kebijakan moneter.

Mengapa pengadilan yang lebih rendah menghalangi keputusan ini?

Hakim Distrik AS Jia Cobb memutuskan bahwa upaya Trump untuk memecat Cook kemungkinan besar melanggar hak konstitusionalnya untuk menjalani proses hukum karena dia tidak diberi pemberitahuan atau kesempatan untuk memberikan tanggapan.

Hakim juga memutuskan bahwa tuduhan yang dikutip oleh Trump kemungkinan besar bukan merupakan persyaratan “tujuan baik” berdasarkan Undang-Undang Federal Reserve karena terkait dengan peristiwa sebelum Cook bergabung dengan The Fed.

Pengadilan Banding AS kemudian menolak untuk mempertahankan keputusan tersebut, sehingga pemerintah mengajukan banding ke Mahkamah Agung.

Apa yang dikatakan undang-undang tentang Federal Reserve?

Kongres membentuk Federal Reserve melalui Undang-Undang Federal Reserve tahun 1913, yang dirancang untuk melindungi bank sentral dari tekanan politik.

Berdasarkan undang-undang, gubernur Federal Reserve hanya dapat diberhentikan oleh presiden “karena suatu alasan.”

Namun, undang-undang tersebut tidak mendefinisikan apa yang dimaksud dengan “penyebab”, sehingga menjadikan kasus Cook sebagai ujian hukum yang penting terhadap otoritas presiden.

Mengapa keputusan itu penting?

Langkah ini secara luas dipandang sebagai kemenangan bagi independensi Federal Reserve.

The Fed menetapkan kebijakan moneter AS, termasuk suku bunga, tanpa kendali politik langsung. Para ekonom umumnya berpendapat bahwa bank sentral yang independen sangat penting untuk mengendalikan inflasi dan menjaga kepercayaan di pasar keuangan.

Pengacara Cook memperingatkan bahwa membiarkan presiden memecat gubernurnya karena ketidaksepakatan kebijakan akan merusak kredibilitas The Fed dan memberikan pengaruh lebih besar kepada pemerintahan di masa depan terhadap kebijakan moneter.

Bentrokan antara Trump dan The Fed

Sejak kembali menjabat pada Januari 2025, Trump telah berulang kali mengkritik Federal Reserve karena tidak memangkas suku bunga secara cukup agresif.

Pemerintahannya juga meluncurkan penyelidikan kriminal terhadap Ketua Fed saat itu Jerome Powell atas biaya renovasi kantor pusat The Fed di Washington.

Powell menggambarkan penyelidikan tersebut sebagai upaya untuk memberikan tekanan pada bank sentral. Seorang hakim federal memblokir panggilan pengadilan yang dikeluarkan dalam penyelidikan, dan Departemen Kehakiman kemudian membatalkan penyelidikan tersebut.

Trump secara terbuka mengkritik Powell dan menyebutnya sebagai “pecundang besar”, “sangat tidak kompeten”, dan “idiot”.

Baca juga | Trump kalah dalam banding Mahkamah Agung dalam kasus E. Jean Carroll; Putusan $5 juta ditegakkan