Home Opini Pembunuhan Ketan Agarwal: Polisi akan menganalisis pendekatan tersangka Chetan Chaudhary – inilah...

Pembunuhan Ketan Agarwal: Polisi akan menganalisis pendekatan tersangka Chetan Chaudhary – inilah alasannya

2
0


Saat penyelidikan berlanjut terhadap pembunuhan agen real estate Pune Ketan Agarwal, polisi berencana untuk melakukan analisis terhadap pendekatan tersangka Chetan Chaudhary yang ditangkap. Polisi mengatakan kepada pengadilan pada hari Senin bahwa mereka berencana untuk membandingkan rekaman CCTV yang menangkap pergerakannya di Benteng Lohagad dengan video yang dibuat ulang.

Apa itu analisis gaya berjalan?

Seorang pejabat polisi mengatakan kepada PTI bahwa analisis gaya berjalan adalah studi tentang pola berjalan seseorang dan digunakan untuk mengidentifikasi tersangka dari rekaman CCTV dengan membandingkan ciri-ciri khusus seperti panjang langkah, postur, dan gerakan anggota tubuh.

Polisi pedesaan Pune berencana membandingkan rekaman CCTV yang menunjukkan pergerakan Chaudhary di benteng dengan video yang dibuat ulang, katanya.

Baca juga | Siya Goyal, Kekasihnya Mencari di Google Cara Membunuh Tunangannya, Lalu Menghapus Ceritanya

Menurut polisi, analisis tersebut diperlukan karena Chaudhary mengenakan hoodie untuk menutupi wajahnya pada hari terjadinya kejahatan, 18 Juni, dalam upaya menyembunyikan wajahnya dari kamera CCTV.

Dia mengatakan polisi akan membuat ulang rekaman kamera CCTV dengan memaksanya mengenakan hoodie serupa dan berjalan ke tempat yang sama di benteng dengan cara yang sama.

Kami berencana melakukan analisis gaya berjalan terhadap Chaudhary. Kami memiliki rekaman CCTV yang menunjukkan dia berjalan sambil mengenakan hoodie untuk menyembunyikan wajahnya. Analisis gaya berjalan akan membandingkan pergerakannya dalam rekaman CCTV dengan video yang dibuat ulang untuk menentukan apakah pola gaya berjalannya cocok, tambahnya.

Perpanjangan tahanan polisi terhadap Chetan Chaudhary dan Siya Goyal

Pada hari Senin, kedua terdakwa, Chetan Chaudhary dan Siya Goyal, diadili di pengadilan setelah tahanan polisi pertama mereka berakhir.

Penyidik ​​​​meminta perpanjangan masa tahanan karena yakin bahwa berbagai aspek perlu diperiksa, seperti lokasi pasti kejahatan di benteng dan paspor korban yang hilang.

Penuntut mengatakan kepada pengadilan bahwa penyelidikan menunjukkan bahwa keduanya pergi ke benteng untuk menentukan tempat untuk mendorong Agarwal dari tebing.

Baca juga | Polisi membawa Siya dan Chetan ke Benteng Lohagad dan membuat ulang TKP pembunuhan Ketan

“Polisi ingin menginterogasi kedua terdakwa dalam aspek ini dan oleh karena itu, perpanjangan penahanan diperlukan,” kata wakil jaksa penuntut umum Rajashri Virkud.

Dia mengatakan kepada pengadilan bahwa terdakwa bertemu beberapa kali di berbagai lokasi untuk merencanakan rencana pembunuhan dan polisi ingin menyelidikinya secara rinci.

“Terdakwa telah menghapus data digital yang merupakan bukti penting; proses pemulihan data tersebut sedang berlangsung. Setelah pulih, data ini akan menjadi dasar untuk interogasi lebih lanjut terhadap terdakwa,” kata pengadilan.

Rekonstruksi rangkaian kejadian, berdasarkan pernyataan Goyal, telah dilakukan pada 28 Juni. Rentetan kejadian kini perlu diverifikasi dengan Chaudhary, kata jaksa.

“Saat kejadian, kedua terdakwa berinteraksi dengan beberapa orang di Benteng Lohagad. Berdasarkan rekaman CCTV yang diperoleh, perlu dilakukan penyelidikan menyeluruh terkait kejahatan tersebut dengan terdakwa di balik interaksi tersebut,” tambah jaksa.

Jaksa mengatakan kepada hakim bahwa Goyal tidak ingin pergi ke Bali bersama Agarwal untuk pemotretan prewedding. Dia diduga mengeluarkan paspornya dari tasnya dan melemparkannya ke suatu tempat di Khalapur Mall di distrik Raigad selama perjalanan mereka dari Pune ke Mumbai.

Oleh karena itu, paspor almarhum perlu ditemukan dan diambil kembali dengan bantuan Goyal, kata jaksa.

Dia lebih lanjut mengatakan bahwa beberapa saksi penting baru-baru ini telah hadir selama penyelidikan dan mereka akan dikonfrontasi oleh terdakwa dan pernyataan mereka akan diverifikasi.

Advokat Vipul Dushing, seorang pengacara yang mewakili Goyal, berpendapat di pengadilan bahwa penangkapannya tidak sah dan tanpa alasan yang sah.

Pengacara Chaudhary, Ram Shahane, mengatakan peran kliennya di FIR sangat terbatas dan tidak jelas.

Pengadilan pada hari Senin memperpanjang hak asuh keduanya hingga 3 Juli.

Pembunuhan Ketan Agarwal

Siya Goyal dan Chetan Chaudhary ditangkap karena diduga berkonspirasi untuk membunuh Ketan Agarwal dan mendorongnya dari tebing di Benteng Lohagad di distrik Pune pada 18 Juni.

Siya Goyal bertunangan dengan Ketan Agarwal pada bulan Februari dan mereka seharusnya menikah pada bulan November. Menurut polisi, dia menjalin hubungan dengan rekan terdakwa dan tidak ingin menikah dengan korban.

Duo ini kemudian berencana untuk melenyapkan korban dengan mendorongnya ke Benteng Lohagad agar tampak seperti kecelakaan.

Poin-poin penting

  • Analisis gaya berjalan merupakan alat forensik yang canggih dalam investigasi kriminal.
  • Investigasi menyoroti kompleksitas hubungan pribadi yang mempengaruhi perilaku kriminal.
  • Adanya bukti yang hilang dapat mengubah jalannya penyelidikan pembunuhan secara signifikan.