
Spanyol menghadapi Belgia di perempat final Piala Dunia 2026 tanpa salah satu bintang terbesar mereka di starting line-up, dengan Pedri ditinggalkan di bangku cadangan untuk pertandingan di Los Angeles. Langkah tersebut mengejutkan banyak penggemar mengingat pentingnya gelandang Barcelona itu bagi tim nasional. Namun, pelatih kepala Luis de la Fuente memilih pendekatan berbeda di salah satu pertandingan terbesar turnamen tersebut.
Spanyol memasuki kompetisi ini dengan performa luar biasa setelah mencapai babak 16 besar tanpa kebobolan satu gol pun, sementara Belgia tampil dengan percaya diri penuh setelah kemenangan telak melawan Amerika Serikat. Dengan semifinal melawan Prancis menunggu pemenang, setiap keputusan seleksi menjadi sangat penting.
La Roja melanjutkan laju impresif yang dimulai setelah menjuarai Kejuaraan Eropa UEFA, memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka sekaligus menghasilkan salah satu penampilan pertahanan terkuat di turnamen tersebut. Timnas mendominasi Grup H sebelum mengalahkan Austria dan menyalip Portugal berkat Pemenang menit akhir yang spektakuler dari Mikel Merino.
Belgia menjalani perjalanan yang sangat berbeda namun memperoleh momentum pada saat yang tepat. Setelah bermain imbang di dua pertandingan grup pertama mereka, tim nasional merespons dengan kemenangan atas Selandia Baru, Senegal dan penampilan dominan. Kemenangan 4-1 melawan Amerika Serikat untuk memastikan tempat mereka di perempat final.
| Pemandangan | Hasil Spanyol | Hasil Belgia |
|---|---|---|
| Pertandingan 1 babak penyisihan grup | Hasil imbang 0-0 melawan Tanjung Verde | Hasil imbang 1-1 melawan Mesir |
| Pertandingan 2 babak penyisihan grup | Menang 4-0 melawan Arab Saudi | hasil imbang 0-0 melawan Iran |
| Pertandingan 3 babak penyisihan grup | Menang 1-0 melawan Uruguay | Menang 5-1 melawan Selandia Baru |
| Babak 16 besar | Menang 3-0 melawan Austria | Kemenangan 3-2 (AET) melawan Senegal |
| Babak 16 besar | Menang 1-0 melawan Portugal | Menang 4-1 melawan Amerika Serikat |
Kedua tim memiliki kualitas serangan yang tinggi, meski mereka mencapai tahap ini dengan cara yang kontras. Spanyol belum kebobolan satu gol pun di kompetisi tersebut, sementara Belgia sudah mencetak 13 gol dalam lima pertandingan.menjadikan pertandingan hari Jumat sebagai salah satu pertemuan Piala Dunia yang paling dinantikan.
Mengapa Pedri tidak menjadi starter melawan Belgia
Kejutan terbesar menjelang kick-off terjadi ketika Spanyol mengungkap skuad resminya. Pedri tidak masuk dalam starting XI. Alih-alih, Gelandang Paris Saint-Germain Fabian Ruiz telah dipilih bersama Rodrisementara Dani Olmo mempertahankan posisinya di lini tengah yang lebih maju.
Keputusannya adalah murni taktis daripada terkait cedera. Luis de la Fuente memilih untuk membentuk kembali lini tengahnya dengan memberikan Ruiz peran awal setelah penampilannya yang mengesankan di babak 16 besar, terutama kontribusinya setelah masuk dari bangku cadangan melawan Portugal.
Waktu New York juga mengemukakan bahwa Pedri belum cukup mencapai level tertingginya selama turnamen. Meskipun ia tetap menjadi anggota penting tim, staf pelatih lebih menyukai fisik, keseimbangan, dan kontrol yang ditawarkan Fabian Ruiz terhadap gelandang Belgia tersebut.
Beberapa analis juga menunjukkan bahwa kombinasi lini tengah La Roja bekerja lebih lancar, dengan Rodri dan Fabian beroperasi lebih dalam sementara Dani Olmo bermain lebih dekat ke lini serang. Keseimbangan taktis ini rupanya meyakinkan De la Fuente untuk melakukan satu-satunya perubahan dari tim yang tersingkir Portugalnya Cristiano Ronaldo.
De la Fuente mendukung kedalaman tim di perempat final yang penting
Membiarkan Pedri di bangku cadangan merupakan salah satu pilihan Luis de la Fuente Keputusan paling berani sejak ia memimpin timnas. Namun, konsistensi Spanyol yang luar biasa sepanjang turnamen telah memberikan kepercayaan diri kepada pelatih untuk percaya pada sistem yang terus membuahkan hasil.
Pedri dari Spanyol merayakan setelah mencetak gol
Gelandang berusia 23 tahun ini tetap menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di Spanyol dan masih bisa memainkan peran penting di pertandingan nanti. Kreativitas dan kemampuannya mengontrol penguasaan bola menjadikannya pilihan berharga jika Spanyol perlu mengubah laju kompetisi.
Tapi untuk saat ini, De la Fuente mempercayai Fabian Ruizpercaya bahwa penampilan terkini dan profil taktis sang gelandang menawarkan solusi terbaik melawan Belgia. Apakah pertaruhan itu akan terbukti menentukan akan menjadi jelas ketika Spanyol mengincar tempat di semifinal Piala Dunia 2026.






















