Home Opini Pemimpin Korea Utara bertemu dengan penasihat politik utama Tiongkok di Pyongyang

Pemimpin Korea Utara bertemu dengan penasihat politik utama Tiongkok di Pyongyang

3
0


Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, kanan, bergandengan tangan dengan Wang Huning, anggota Komite Tetap Biro Politik Partai Komunis Tiongkok dan ketua Komite Nasional Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok, di Pyongyang pada hari Kamis, dalam foto yang dipublikasikan keesokan harinya oleh Kantor Berita Pusat resmi Korea Utara. Yonhap

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un bertemu dengan delegasi partai dan pemerintah Tiongkok yang dipimpin oleh penasihat politik utama negara itu di Pyongyang dan menegaskan kembali komitmen kedua negara untuk memperluas kerja sama, media pemerintah Korea Utara melaporkan pada hari Jumat.

Wang Huning, anggota Komite Tetap Politbiro Partai Komunis Tiongkok dan ketua Komite Nasional Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok, memimpin delegasi dalam kunjungan tiga hari ke Pyongyang hingga hari Jumat untuk memperingati 65 tahun penandatanganan Perjanjian Persahabatan, Kerja Sama dan Saling Membantu antara kedua negara.

Dalam pertemuan hari Kamis, Wang, yang merupakan pejabat keempat Tiongkok, menyampaikan kepada Kim “doa terbaik dan salam persahabatan” dari Presiden Tiongkok Xi Jinping. Pemimpin Korea Utara menyampaikan apresiasinya dan meminta Wang menyampaikan salamnya kepada Xi, menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

Kim mengatakan pengiriman delegasi tingkat tinggi ke Pyongyang menunjukkan komitmen Beijing untuk mementingkan hubungan bilateral dan implementasi perjanjian yang dicapai pada pertemuan puncak Pyongyang antara para pemimpin kedua negara.

Kim juga menyoroti pentingnya perjanjian persahabatan bilateral, dengan mengatakan bahwa perjanjian tersebut telah memainkan “peran penting dalam menegakkan kepentingan inti kedua negara dan memastikan perdamaian dan keamanan regional dan global.”

Kim menambahkan bahwa Partai Pekerja dan pemerintahan yang berkuasa di Korea Utara akan melanjutkan upaya untuk lebih mengembangkan hubungan persahabatan dan kerja sama tradisional dengan Tiongkok, berdasarkan semangat perjanjian dan sesuai dengan perubahan keadaan serta aspirasi kedua bangsa, menurut KCNA.

Wang mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat tersebut dan mengatakan Tiongkok akan berusaha menerapkan perjanjian yang dicapai oleh para pemimpin kedua negara dan partai, yang bertujuan untuk “meningkatkan rasa saling percaya politik, solidaritas bilateral, dan memperluas serta mengembangkan kolaborasi dan kerja sama timbal balik”, kata laporan itu.

Kunjungan Wang terjadi beberapa hari setelah Perdana Menteri Korea Utara Pak Thae-song melakukan perjalanan ke Tiongkok untuk menghadiri acara yang memperingati ulang tahun perjanjian tersebut, di mana ia bertemu dengan Xi dan para pemimpin penting Tiongkok lainnya.

Pertukaran delegasi tingkat tinggi ini menyoroti semakin aktifnya kontak antara Pyongyang dan Beijing ketika kedua belah pihak berupaya menegaskan kembali hubungan tradisional mereka yang erat dan memperdalam kerja sama.