Otoritas Selat Teluk Persia (PGSA) Iran telah memperingatkan kapal-kapal agar tidak menavigasi jalur air strategis ini melalui rute yang tidak secara resmi ditetapkan atau dilindungi oleh jaminan keamanan jalur tersebut.
PGSA mengatakan kapal-kapal yang melintasi rute tidak sah akan menanggung risiko pemilik dan investornya, dan memperingatkan bahwa tanggung jawab atas konsekuensinya akan menjadi tanggung jawab mereka.
Peringatan itu muncul setelah sebuah kapal kargo melaporkan terkena proyektil tak dikenal di dekat Oman ketika mencoba transit di Selat Hormuz, sehingga memicu kekhawatiran keamanan baru.
Insiden ini menyebabkan harga minyak global naik sekitar 2 persen karena para pedagang mempertimbangkan risiko pengiriman melalui salah satu koridor energi terpenting di dunia.






















