Militer Israel menerima sekitar 2.500 pengaduan terkait kekerasan seksual dan pelecehan di jajarannya pada tahun 2025, menurut data yang disampaikan kepada komite parlemen Israel dan dilaporkan pada Selasa oleh Channel 12 Israel.
Laporan tersebut menyatakan bahwa unit militer Yahalom mencatat 2.420 pengaduan sepanjang tahun ini.
Menurut data, lebih dari 700 pengaduan diselesaikan melalui “rapat komando” internal, sementara hanya 42 surat dakwaan yang diajukan terhadap tersangka. Dua puluh satu kasus lainnya hanya mengakibatkan tindakan disipliner.
Laporan tersebut menyatakan bahwa hanya 10 persen kasus yang ditangani melalui proses pidana yang melibatkan Kementerian Dalam Negeri dan kepolisian, sementara 59 persen ditangani melalui tindakan administratif seperti teguran dan pemecatan.






















