
ITU USMNT beralih dari status underdog menjadi tim kompetitif di Piala Dunia 2026. Di bawah kepemimpinan Mauricio Pochettino, mereka berhasil membentuk tim yang sangat ofensif, di mana permainan tim dan bek sayap menonjol. Alhasil, mereka mengejutkan lawannya, menunjukkan kualitasnya di laga terakhir. Mencerminkan bentuk kuat mereka, mereka naik peringkat dunia putra FIFA menjelang pertandingan mereka melawan Belgia.
Menurut peringkat dunia putra FIFA, USMNT berada di peringkat 16 dengan 1690,33 poin. Setelah penampilan luar biasa mereka, mereka naik satu tempat di peringkat. Berkat proyek mereka yang menjanjikan, mereka berhasil meningkatkan posisi internasional mereka secara signifikan, menjadi salah satu yang terbesar di CONCACAF. Namun, mereka belum bisa menyamai peringkat terbaik sepanjang masa mereka, yaitu peringkat ke-4 pada April 2006.
Meskipun mendapat satu tempat di peringkat, Tim asuhan Mauricio Pochettino masih tertinggal jauh dari Belgia. Tim asuhan Rudi Garcia menempati peringkat ke-9 Peringkat Dunia Putra FIFA dengan 1.756,51 poin.tetap di posisi yang sama setelah kemenangan terakhirnya melawan Senegal. Meski mereka bukan salah satu pesaing teratas, mereka masih punya sederet bintang yang bisa membuat perbedaan. Dalam hal ini, Kevin De Bruyne dan Jérémy Doku menonjol sebagai pemain paling mengesankan.
Dengan memaksakan gaya ofensif mereka, Tim besutan Mauricio Pochettino bisa saja memberikan kejutan kepada Belgia. Berbeda dengan lawannya, mereka berhasil bersinar dalam menyerang, membangun permainan dan tegas dalam menyerang. Untuk itu, kehadiran Folarin Balogun menjadi sangat penting karena ia tetap bisa bermain meski mendapat kartu merah di laga sebelumnya. Namun demikian, mengendalikan serangan balik lawan akan sangat pentingoleh karena itu sang gelandang harus tampil baik.
Tim Ream #13 dan Folarin Balogun #20 dari Amerika Serikat.
Christian Pulisic dan Sergiño Dest bisa menjadi kunci USMNT melawan Belgia
Sepanjang Piala Dunia 2026, Belgia terbukti menjadi tim yang mampu menciptakan peluang dan memainkan sepak bola tim. Namun, mereka lebih menonjol dengan mengandalkan serangan balik yang dipimpin Doku dan Leandro Trossard. Untuk itu, pelatih kepala USMNT Mauricio Pochettino bisa memberikan peran kunci kepada Christian Pulisic dan Sergiño Destberusaha memanfaatkan kelemahan pertahanan Belgia.
lihat juga
Bagaimana kemenangan, seri, atau kekalahan USMNT dari Belgia dapat berdampak pada Piala Dunia 2026
Dengan memanfaatkan ruang terbuka lebar di belakang pertahanan Belgia, USMNT mungkin membutuhkan Pulisic dan Dest versi terbaik untuk pergi ke luar angkasa. Dengan ritme dan visi mereka, mereka bisa membuka pertahanan lawan, menciptakan ruang bagi Weston McKennie dan Folarin Balogun untuk mencetak gol. Jika kedua pemain sayap itu bersinar dalam serangan balik, mereka bisa menjadi penentu kemenangan bersejarah tim asuhan Mauricio Pochettino dan lolosnya mereka ke perempat final.






















