Home Opini Trump mendarat di Ankara ketika NATO mengumumkan rencana pertahanan baru untuk meyakinkannya...

Trump mendarat di Ankara ketika NATO mengumumkan rencana pertahanan baru untuk meyakinkannya sebelum pertemuan puncak

4
0


Presiden Donald Trump tiba di Ankara pada Selasa sore untuk KTT NATO, ketika aliansi tersebut mengumumkan penjualan senjata senilai miliaran dolar dalam upaya untuk memenangkan hati pemimpin AS, menurut AP.

Trump, yang sebelumnya mengkritik sekutu-sekutu Eropa karena belanja pertahanan yang tidak mencukupi, pertama kali dijadwalkan bertemu dengan pemimpin Turki Recep Tayyip Erdoğan, sekutu dekat yang menyelenggarakan pertemuan puncak tahun ini, yang menyambutnya dengan hangat di pangkalan udara setempat, menurut laporan itu.

‘Pengungkapan besar’ NATO pada proyek-proyek baru

Sebelumnya pada hari itu, NATO memaparkan serangkaian proyek militer bernilai miliaran dolar, yang oleh Sekretaris Jenderal Mark Rutte disebut sebagai “uang yang dibelanjakan dengan baik,” lapor AP. NATO, sebagai sebuah organisasi, tidak memiliki senjata, yang tetap menjadi milik 32 negara anggotanya, aliansi tersebut saat ini bergantung pada armada pesawat pengintai AWACS yang sudah tua, catat laporan itu.

Kesepakatan untuk mengganti pesawat-pesawat tersebut diumumkan pada hari Selasa, dengan pabrikan Swedia Saab akan memasok hingga 10 pesawat pengintai GlobalEye baru untuk konsorsium 10 negara, kata Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson, menurut AP. Beberapa dari proyek-proyek ini, tambah laporan itu, akan dibiayai oleh program Uni Eropa yang menawarkan pinjaman militer murah, senilai hingga $170 miliar yang dikumpulkan dari pasar modal. Rutte dilaporkan mengatakan aliansi tersebut perlu mengubah kekuatan ekonominya menjadi kemampuan militer.

Menurut AP, perwakilan dari 15 negara mengumumkan upaya bersama untuk membeli pesawat pengisian bahan bakar dan transportasi udara dari Airbus, sementara Rutte secara terpisah mengumumkan rencana empat negara untuk membeli drone pengintai Triton yang baru. Rutte sebelumnya mengatakan aliansi tersebut akan mengumumkan kontrak baru senilai puluhan miliar dolar, meskipun tidak ada angka pasti yang diungkapkan pada acara hari Selasa dan beberapa proyek diyakini telah disepakati sebelumnya.

AP mencatat bahwa presentasi ini mengikuti upaya Rutte baru-baru ini untuk meredakan kekhawatiran AS dengan sebuah grafik berjudul “Trump Trillion,” yang menyoroti pengeluaran pertahanan sebesar $1,2 triliun yang dilakukan oleh sekutu-sekutu Eropa dan Kanada sejak tahun 2017. Namun, Trump tampaknya tidak yakin, dan dilaporkan mengatakan bahwa ia tetap tidak senang karena beberapa sekutunya menolak untuk bergabung dalam konflik Iran yang ia mulai dengan Israel, dan menambahkan bahwa ia lebih menginginkan kesetiaan daripada uang.

Laporan tersebut juga mencatat perdebatan mengenai kemungkinan dimulainya kembali penjualan jet F-35 ke Turki, dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendesak Washington untuk menentangnya, dan melanjutkan diskusi mengenai dorongan Ukraina untuk menjadi anggota NATO, yang dipimpin oleh Presiden Volodymyr Zelenskyy.