Polisi telah melancarkan penyelidikan setelah gelandang Bafana Bafana dan Mamelodi Sundowns Jayden Adams ditemukan tewas di properti Cape Town pada hari Sabtu. Dia berumur 25 tahun.
Juru bicara polisi Kapten FC van Wyk membenarkan bahwa petugas menemukan jenazah Adams di sebuah properti di Jalan Militer, Schotsche Kloof, sekitar pukul 11 pagi.
“Kantor Polisi Pusat Cape Town telah membuka penyelidikan menyusul penemuan mayat seorang pria berusia 25 tahun di sebuah lokasi di Military Road, Scotscheskloof,” kata Van Wyk.
“Keadaan seputar insiden ini masih dalam penyelidikan.”
Menurut informasi tidak resmi yang dilansir IOL, Adams meninggal karena bunuh diri. Namun polisi tidak memastikan penyebab kematiannya dan hanya mengumumkan bahwa penyelidikan telah dibuka.
Hingga berita ini diturunkan, Mamelodi Sundowns belum mengeluarkan pernyataan resmi. Klub dikabarkan meminta privasi dan ruang untuk keluarga Adams selama masa sulit ini.
Penghormatan sudah mulai mengalir dari seluruh sepak bola Afrika Selatan.
Gayton McKenzie membagikan video di X yang menunjukkan dia mencium sang gelandang dan menulis: “Beristirahatlah dengan tenang, anakku yang berharga.”
Fight Against Crime SA juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Adams, rekan satu timnya, Mamelodi Sundowns, Bafana Bafana, Federasi Sepak Bola Afrika Selatan dan komunitas sepak bola pada umumnya.
Kematian Adams terjadi hanya dua minggu setelah ia mewakili Afrika Selatan di Piala Dunia Antarklub FIFA, di mana ia tampil dalam dua pertandingan pertama tim sebelum mencapai babak sistem gugur.
Polisi mengatakan penyelidikan mengenai penyebab kematiannya terus berlanjut






















