Kantor Berita Ran’s Fars mengklaim bahwa Korps Garda Revolusi Islam melancarkan serangan drone terhadap peluncur Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi AS dan depot amunisi di Kuwait.
Laporan itu muncul beberapa jam setelah juru bicara pertahanan Kuwait mengatakan sebuah “serangan kriminal” telah merusak tiga pos perbatasan utara dan sebuah anjungan pengeboran minyak lepas pantai.
Kuwait mengatakan pemogokan di peron tersebut melukai seorang pekerja.






















