Home Opini Kutipan hari ini dari Larry Fink, CEO BlackRock: “Untuk membiayai jangka hidup...

Kutipan hari ini dari Larry Fink, CEO BlackRock: “Untuk membiayai jangka hidup yang lebih panjang, kita perlu meyakinkan orang-orang…”

4
0


Larry Fink, Ketua dan CEO BlackRock, percaya bahwa salah satu tantangan finansial terbesar yang dihadapi individu saat ini adalah mempersiapkan harapan hidup yang lebih panjang. Pernyataan terbarunya menggarisbawahi kekhawatiran yang semakin besar di kalangan ekonom dan perencana pensiun: Ketika masyarakat hidup lebih lama, menabung saja tidak lagi cukup. Fink malah berpendapat bahwa investasi jangka panjang sangat penting untuk menjaga keamanan finansial selama masa pensiun.

Berbicara mengenai implikasi peningkatan umur panjang, Fink mengatakan: “Untuk membiayai jangka hidup yang lebih panjang, kita perlu meyakinkan individu untuk mulai berinvestasi sekarang untuk jangka panjang. Namun umur panjang harus menjadi aset yang dapat dieksploitasi, bukan sebuah kutukan.

Apa yang dimaksud Larry Fink dengan “biaya tetap tunai”?

Peringatan Fink mengacu pada biaya peluang (opportunity cost) dari menyimpan terlalu banyak uang dalam bentuk tunai atau rekening tabungan dengan imbal hasil rendah dibandingkan menginvestasikannya pada aset yang dapat tumbuh seiring waktu.

Meskipun uang tunai memberikan stabilitas dan likuiditas, seringkali uang tunai menghasilkan keuntungan yang tidak mampu mengimbangi inflasi. Ketika harga naik, daya beli uang tunai secara bertahap menurun, yang berarti masyarakat akan mampu membeli lebih sedikit uang dengan jumlah uang yang sama di masa depan.

Sebaliknya, investasi yang terdiversifikasi pada saham, obligasi, dan aset jangka panjang lainnya secara historis menghasilkan imbal hasil yang lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama, meskipun terdapat volatilitas pasar dalam jangka pendek.

Pesan Fink adalah bahwa orang-orang yang hanya mengandalkan tabungan tunai mungkin akan kesulitan mengumpulkan kekayaan yang cukup untuk mendukung masa pensiun mereka yang bisa berlangsung selama 20, 30, atau bahkan 40 tahun.

Mengapa harapan hidup yang lebih lama penting?

Orang-orang di seluruh dunia hidup lebih lama berkat kemajuan dalam bidang kesehatan, nutrisi, dan teknologi medis.

Meskipun peningkatan umur panjang umumnya positif, hal ini juga menciptakan tantangan keuangan baru:

-Tabungan pensiun harus bertahan lebih lama.

-Perawatan kesehatan dan biaya perawatan jangka panjang umumnya meningkat seiring bertambahnya usia.

-Sistem pensiun menghadapi tekanan yang semakin besar karena para pensiunan menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengumpulkan manfaat.

-Individu mungkin memerlukan sumber pendapatan investasi tambahan di kemudian hari.

Fink berargumen bahwa umur panjang harus dilihat sebagai sebuah peluang dan bukan sebagai beban keuangan, asalkan masyarakat mulai berinvestasi cukup dini untuk mendapatkan manfaat dari pertumbuhan gabungan selama beberapa dekade.

Kekuatan investasi jangka panjang

Fink selalu menekankan bahwa waktu adalah salah satu aset paling berharga yang dimiliki investor.

Investasi jangka panjang memungkinkan keuntungan berlipat selama bertahun-tahun, yang berarti keuntungan itu sendiri mulai menghasilkan keuntungan tambahan. Memulai sejak dini dapat meningkatkan kekayaan pensiun secara signifikan, bahkan melalui investasi rutin yang relatif kecil.

Baca juga | Kutipan hari ini dari Bill Gates: “Sukses adalah guru yang buruk, ia menggoda…”

Siapa Larry Fink?

Larry Fink adalah salah satu pendiri, ketua dan CEO BlackRock, perusahaan manajemen aset terbesar di dunia.

Lahir 2 November 1952, di Los Angeles, California, Fink belajar ilmu politik di Universitas California, Los Angeles (UCLA) sebelum mendapatkan gelar MBA di bidang real estate dari UCLA Anderson School of Management.

Ia memulai karirnya di bank investasi First Boston, di mana ia menjadi salah satu pionir pasar sekuritas berbasis hipotek. Setelah mengalami kerugian perdagangan yang signifikan pada pertengahan tahun 1980an, Fink sangat fokus pada manajemen risiko, sebuah filosofi yang kemudian menjadi inti model bisnis BlackRock.

Membangun BlackRock

Pada tahun 1988, Fink mendirikan BlackRock dengan sekelompok kecil mitra di bawah payung Blackstone sebelum perusahaan tersebut menjadi independen.

Selama beberapa dekade berikutnya, BlackRock tumbuh melalui akuisisi dan pertumbuhan organik hingga menjadi manajer aset terbesar di dunia, mengawasi lebih dari $10 triliun aset dalam bentuk saham, obligasi, dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), pasar swasta, dan produk investasi lainnya.

Bisnis iShares perusahaan telah menjadi salah satu penyedia ETF terkemuka di dunia, memberikan jutaan investor ritel dan institusi akses ke portofolio investasi yang terdiversifikasi.

Baca juga | Kutipan hari ini dari Bruce Lee: “Selalu jadilah dirimu sendiri, ekspresikan dirimu, miliki…”.