Presiden A.S. Donald Trump berbicara di United States Army War College di Carlisle, Pennsylvania, pada KTT Pertahanan dan Inovasi Pennsylvania pada 15 Juli.
WASHINGTON – Presiden AS Donald Trump pada Rabu mengatakan pemerintahannya “mungkin” akan mengandalkan Korea dan perusahaan lain untuk melakukan kerja sama pembuatan kapal sebagai bagian dari upaya memperkuat Angkatan Laut AS.
Trump menyampaikan pernyataan tersebut pada sebuah acara yang disebut KTT Pertahanan dan Inovasi di US Army War College di Carlisle Barracks, Pennsylvania, ketika Amerika Serikat berupaya memperluas kerja sama dengan Korea untuk merevitalisasi sektor pembuatan kapalnya.
“Kita perlu membangun angkatan laut kita… Kita perlu mewujudkannya. Jadi kita mungkin akan mencari beberapa perusahaan yang berasal dari Korea dan tempat lain yang bekerja sama dengan kita di kapal,” katanya pada acara tersebut.
“Kita juga akan membangun. Kita juga akan membeli kapal-kapal yang diproduksi di luar zona itu.. Kita butuh banyak kapal untuk TNI Angkatan Laut kita, padahal kita punya angkatan laut terbesar di dunia. Tapi kapal-kapal kita sudah semakin tua dan kita sudah benar-benar menarik diri dari sektor ini,” imbuhnya.
Masih belum jelas apa yang dimaksud dengan kapal “dibangun di luar kawasan”.
Awal bulan ini, seorang pejabat kepresidenan Korea mengatakan kepada wartawan bahwa Trump tampaknya tidak mengesampingkan kemungkinan kapal militer AS dibangun di Korea.
Trump dilaporkan membahas kerja sama pembuatan kapal dengan Presiden Korea Lee Jae Myung selama pertemuan mereka di KTT G7 di Evian-les-Bains, Prancis, bulan lalu.






















