Presiden AS Donald Trump dijadwalkan menyampaikan pidato pada jam tayang utama (prime-time) pada Kamis malam, dengan laporan yang menunjukkan bahwa pidatonya akan fokus pada informasi intelijen yang baru-baru ini diumumkan terkait dengan pemilu AS, dugaan kerentanan dalam mesin pemungutan suara, termasuk meningkatnya konflik dengan Iran.
Pidato yang disiarkan secara nasional dijadwalkan pada jam 9 malam. ET (0100 GMT Jumat, 6:30 pagi IST Jumat).
Fokus pada pemilu dan mesin pemungutan suara
Menurut seorang pejabat pemerintahan Trump yang dikutip oleh Reuters, Trump akan membahas informasi intelijen yang baru-baru ini diumumkan terkait dengan investigasi pemilu AS dan apa yang pemerintah gambarkan sebagai kerentanan dalam mesin pemungutan suara yang dapat memungkinkan intrusi dunia maya asing.
Pejabat itu mengatakan presiden juga akan mengatasi apa yang Gedung Putih anggap sebagai kelemahan dalam sistem pemilu dan upaya untuk memperkuat keamanan pemilu.
Berbicara kepada wartawan awal pekan ini, Trump menegaskan bahwa pemilu akan menjadi tema sentral pidatonya.
“Ini akan membahas topik ini,” kata Trump ketika ditanya apakah dia akan membahas integritas mesin pemilu.
Dia kemudian menggambarkan pengumuman itu sebagai salah satu hal terpenting dalam masa kepresidenannya.
“Apa yang akan kita bicarakan pada hari Kamis adalah bahwa keadaan ini tidak akan menjadi lebih buruk, karena tanpa pemilu yang bebas dan adil, tidak ada negara yang bisa berdiri.”
“Kami juga akan membahas hal-hal lain, tapi ini akan menjadi pengumuman yang sangat besar.”
Dia harus mengkaji ulang tuntutan pemilu 2020
Pidato tersebut diperkirakan akan meninjau kembali klaim lama Trump bahwa pemilu presiden tahun 2020 dirusak oleh kecurangan yang meluas dan penyimpangan dalam pemungutan suara.
Trump telah berulang kali mengklaim bahwa dia mengalahkan Joe Biden dari Partai Demokrat pada tahun 2020, meskipun audit dan investigasi surat suara tidak menemukan bukti penipuan yang akan mengubah hasil pemilu.
Informasi baru diharapkan
Para pejabat pemerintah mengatakan Trump berencana untuk merilis informasi intelijen terkait pemilu 2020 yang baru-baru ini diungkap rahasianya.
Sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan kepada Reuters bahwa Gedung Putih juga telah membentuk satuan tugas untuk menyelidiki aspek-aspek pemilu tahun 2020.
Mantan Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard dilaporkan membuat laporan terpisah yang mengidentifikasi kerentanan dalam mesin pemungutan suara dan merekomendasikan tindakan perlindungan tambahan, termasuk pembaruan perangkat lunak. Namun, Gedung Putih belum mempublikasikan laporan ini.
Iran harus tampil menonjol
Trump juga diperkirakan akan mengatasi konflik militer yang meningkat pesat dengan Iran.
Pidato tersebut muncul ketika pasukan AS meningkatkan serangan terhadap sasaran militer Iran, di tengah serangan Teheran terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz.
Iran merespons dengan serangan rudal dan drone yang menargetkan sekutu AS di wilayah tersebut, sementara Trump memperingatkan tindakan militer yang lebih luas kecuali Teheran melanjutkan perundingan.
Pidatonya menyusul diskusi intensif selama beberapa hari yang meningkatkan kekhawatiran mengenai konflik regional yang lebih luas dan gangguan terhadap pasokan energi global.
Konteks politik sebelum pemilu paruh waktu
Pernyataan Trump juga disampaikan beberapa bulan sebelum pemilu sela AS, ketika Partai Republik berusaha mempertahankan kendali Kongres.
Presiden telah berulang kali mengklaim bahwa Partai Demokrat mencoba memanipulasi pemilu di masa depan dan mendesak Partai Republik untuk mengesahkan undang-undang pemilu federal yang lebih ketat.
Partai Demokrat menolak klaim tersebut dan menuduh Trump merusak kepercayaan terhadap proses pemilu.
Gedung Putih merahasiakan rinciannya
Sejak mengumumkan pidatonya pada hari Senin, Gedung Putih hanya mengungkapkan sedikit rincian tentang pernyataan Trump, sehingga memicu spekulasi mengenai pengumuman tambahan apa yang mungkin akan ia sampaikan.
Meskipun keamanan pemilu dan Iran diperkirakan akan mendominasi pidato tersebut, Trump telah berulang kali mengisyaratkan bahwa pidato tersebut akan mencakup topik-topik lain yang tidak ditentukan.






















