Penjaga gawang Super Eagles Maduka Okoye telah menegaskan bahwa fokus penuhnya adalah pada Udinese meskipun ada laporan yang mengaitkannya dengan kepindahan ke Juventus dan klub top Eropa lainnya.
Pemain berusia 26 tahun itu tampil mengesankan untuk Udinese musim lalu, mencatatkan 10 clean sheet dalam 30 pertandingan Serie A saat klub mengamankan babak pertama yang kuat di bawah asuhan manajer Kosta Runjaic.
Penampilannya yang kuat untuk klub dan negara, termasuk pertandingan persahabatan Nigeria melawan Polandia dan Portugal menjelang Piala Dunia FIFA 2026, telah menarik minat beberapa klub besar. Okoye, yang memiliki 21 caps untuk Nigeria, dihargai €10 juta dan kontraknya tersisa dua tahun dengan Udinese.
Berbicara soal masa depannya, mantan kiper Watford itu menegaskan dirinya tidak punya rencana untuk hengkang.
“Tentu saja saya masih punya target dalam karier saya, tapi saat ini pikiran saya tertuju pada Udinese,” kata Okoye.
“Saya menikmati sepak bola saya tanpa terlalu memikirkan masa depan. Banyak hal bisa berubah dengan cepat dalam sepak bola, namun untuk saat ini saya 100% profesional di Udinese.”
Okoye kini kembali menjalani pramusim setelah menghabiskan sebagian musim panasnya dengan menghadiri acara Formula 1 dan peragaan busana di Paris.
Saat perkenalan jersey baru Udinese untuk musim 2026/27, pemain internasional Nigeria itu mengungkapkan antusiasmenya terhadap musim baru.
“Saya senang berada di sini. Kami senang berada di sini bersama para penggemar dan kami tidak sabar untuk memulainya,” ujarnya.
Sang kiper akan berusaha untuk membangun performa bagusnya dari musim lalu sebelum bergabung dengan Super Eagles untuk kualifikasi Piala Afrika 2027 pada bulan September.
Dia diperkirakan akan menyaingi Stanley Nwabali untuk mendapatkan seragam nomor satu Nigeria saat pelatih Eric Chelle bersiap untuk kualifikasi mendatang.
Udinese akan memulai musim 2026/27 mereka dengan pertandingan Coppa Italia melawan tim Serie B Padua pada 15 Agustus.
Komentar terbaru Okoye menunjukkan bahwa dia tetap berkomitmen untuk Udinese, meninggalkan klub seperti Juventus untuk melanjutkan pencarian kiper baru di tempat lain.






















