Home Opini Aksi mogok makan Sonam Wangchuk LANGSUNG: Puasa tanpa batas memasuki hari ke-20,...

Aksi mogok makan Sonam Wangchuk LANGSUNG: Puasa tanpa batas memasuki hari ke-20, pemimpin oposisi mendesak Pusat untuk mengadakan pembicaraan

2
0


Mogok Makan Sonam Wangchuk LANGSUNG: Aksi mogok makan tanpa batas waktu yang dilakukan oleh aktivis Sonam Wangchuk akan memasuki hari ke-20 pada hari Jumat, 17 Juli. Para pemimpin oposisi di seluruh negeri menyatakan solidaritasnya dengan protes Wangchuk dan Partai Cockroach Janata. Mereka menuntut pertanggungjawaban atas insiden ‘kebocoran kertas’ NEET dan pengunduran diri Menteri Pendidikan Persatuan Dharmendra Pradhan atas insiden tersebut.

CJP dan pendukung gerakan tersebut juga mengutuk sikap diam pemerintah terhadap protes dan mogok makan yang dilakukan Wangchuk. “Orang yang memilih mempertaruhkan nyawanya untuk mencari keadilan bagi para pelajar yang melakukan bunuh diri tidak mendapat apa-apa selain diam dari pemerintah. Pemerintah tidak hanya tidak bertanggung jawab, tapi juga kejam,” pendiri CJO Abhijeet Dipke memposting di X.

Kejriwal, Rakesh Tikait bertemu Sonam Wangchuk

Mantan Ketua Menteri Delhi dan presiden Partai Aam Aadmi (AAP) Arvind Kejriwal dan anggota parlemen Partai Samajwadi Dimple Yadav termasuk di antara para pemimpin oposisi yang bertemu dan menyatakan solidaritas dengan aktivis Sonam Wangchuk pada hari Kamis. “Saya menyarankan kepada Perdana Menteri: singkirkan Dharmendra Pradhan dan tunjuk Sonam Wangchuk sebagai Menteri Pendidikan Persatuan,” kata Kejriwal.

Pemimpin petani Rakesh Tikait yang menjadi wajah protes petani 2020-2021 juga mendukung pengunjuk rasa Jantar Mantar. “Hari ini, saya mengucapkan terima kasih yang tulus dari lubuk hati saya yang terdalam kepada semua saudara petani yang datang ke Jantar Mantar untuk memberikan dukungan mereka terhadap gerakan Partai Rakyat Kecoa,” pendiri CJP Abhijeet Dipke memposting di X.

20 Juli pawai ke Parlemen

CJO mengundang semua orang untuk berpartisipasi dalam pertandingan di Parlemen pada tanggal 20 Juli, untuk menunjukkan solidaritas dengan Sonam Wangchuk dan menuntut pengunduran diri Menteri Pendidikan Pradhan setelah kegagalan ujian NEET. “Daripada meminta saya berbuka puasa, bergabunglah dengan saya pada tanggal 20 Juli… Pawai damai menuju Parlemen,” kata Wangchuk sebelumnya.