
Tottenham dilaporkan menjadi salah satu klub yang memantau situasi Paulo Dybala di Roma, dengan striker asal Argentina itu menghadapi masa depan yang tidak pasti menjelang jendela transfer musim panas.
Berdasarkan Football Insider, Spurs bisa mengalihkan perhatian mereka ke Dybala jika dia akhirnya meninggalkan klub Italia tersebut, dan ini bukan pertama kalinya Tottenham tertarik padanya.
Mereka hampir mengontraknya bertahun-tahun yang lalu ketika dia berada di Juventus, namun langkah itu gagal karena komplikasi mengenai hak citra.
Masa depan Dybala belum sepenuhnya terselesaikan. Reuters baru-baru ini melaporkan bahwa pemain berusia 32 tahun itu mengakui bahwa Roma belum melakukan negosiasi perpanjangan kontrak dengannya, dan dia bahkan menyatakan bahwa derby melawan Lazio bisa menjadi pertandingan kandang terakhirnya untuk klub.
Dybala di Tottenham menarik perhatian
Di atas kertas, rumor seperti itulah yang langsung menarik perhatian.
Dybala bukan sembarang striker. Dia adalah pemenang Piala Dunia, mantan bintang Juventus dan salah satu striker paling berbakat secara teknis di generasinya.
Bahkan sekarang, ketika dia bugar dan tajam, dia masih bisa mengubah permainan hanya dengan satu sentuhan, satu umpan, atau satu momen berkualitas.
Bagi Tottenham, tipe pemain seperti ini bisa jadi menggiurkan. Spurs kurang memiliki kekuatan nyata di area ofensif tertentu, terutama ketika pertandingan semakin ketat dan lawan bertahan lebih dalam.
Dybala bukan lagi pelari eksplosif seperti dulu, namun ia masih menampilkan kreativitas elit.
Dia bisa bermain sebagai pemain nomor 10, masuk dari sisi kanan, menghubungkan lini tengah dengan serangan dan memberi Tottenham sesuatu yang berbeda dari penyerang mereka yang lebih langsung.
Namun, ini bukanlah situasi sederhana untuk ‘mendatangkan dia dengan segala cara’ untuk Tottenham. Dybala mengalami masalah cedera, termasuk operasi lutut awal tahun ini, dan itu menjadi kekhawatiran utama klub Liga Premier mana pun.
Mampukah penyerang asal Argentina itu bersinar di Liga Inggris?
Pertandingan Inggris menuntut fisik dan Spurs harus sangat berhati-hati sebelum memberikan kontrak besar kepada striker berusia 32 tahun yang memiliki masalah kebugaran.
Ada juga laporan di Italia yang menunjukkan bahwa Dybala masih bisa bertahan di Roma dan bahkan mungkin bersedia menerima pemotongan gaji untuk tetap bersama klub tersebut pada musim 2026-27.
Tottenham hanya boleh memilih ini jika paket finansialnya masuk akal. Kesepakatan jangka pendek dengan bonus terkait kinerja akan lebih masuk akal dibandingkan kontrak jangka panjang yang besar.
Dybala bisa menjadi tambahan yang brilian untuk tim dan penandatanganan pernyataan, tapi dia tidak boleh dianggap sebagai pusat pembangunan kembali.
Sumber: Peningkatan untuk Tottenham, target transfer €40 juta, belum ada kesepakatan mengenai kontrak baru dengan klub saat ini






















