Militer Kuwait mengatakan pihaknya menghadapi “target udara musuh” di wilayah udara negara tersebut.
“Setiap orang diminta untuk menghormati instruksi keselamatan dan keamanan yang dikeluarkan oleh otoritas yang berwenang,” demikian bunyi siaran pers tersebut.
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan pihaknya menargetkan pangkalan militer AS di Kuwait, Bahrain, dan Yordania.






















