Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed al-Ansari menepis laporan yang menyatakan bahwa Iran ditawari pembayaran untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri perang, dan menyebut klaim tersebut sebagai rumor yang disebarkan oleh pihak-pihak yang berupaya menggagalkan upaya diplomatik.
Dalam sebuah artikel di X, al-Ansari mengatakan tuduhan tersebut disebarkan oleh aktor-aktor yang mencoba “menyabotase kesepakatan” dan melemahkan upaya yang sedang berlangsung untuk mengurangi ketegangan di wilayah tersebut.
Dia menambahkan bahwa peran diplomatik Qatar, yang dilaksanakan melalui koordinasi dengan mitra regional, sudah mapan dan didokumentasikan secara publik.
Laporan yang menyatakan bahwa Qatar “menawarkan” $12 miliar kepada Iran untuk mencapai kesepakatan adalah salah dan disebarkan oleh pihak-pihak yang berusaha menyabotase kesepakatan tersebut dan melemahkan upaya diplomatik yang sedang berlangsung menuju deeskalasi dan stabilitas regional.
Peran diplomatik Qatar, dalam…
— د. ماجد محمد الأنصاري Dr. Majed Al Ansari (@majedalansari) 25 Mei 2026






















