
Cristiano Ronaldo sedang bersiap untuk membuat sejarah sekali lagi saat ia mempersiapkan penampilan keenamnya di Piala Dunia bersama Portugal. Setelah membantu Al-Nassr memenangkan gelar Liga Pro Saudi, Ronaldo tiba di Piala Dunia dengan ekspektasi sebuah negara yang terus mengandalkan kepemimpinan dan pengalamannya. Namun, menurut Martinez, alasan kesuksesan abadi Ronaldo lebih dari sekadar gol, trofi, atau rekor.
Pada usia 41, Ronaldo tetap bertahan salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sepakbola. Umur panjangnya telah menjadi salah satu pencapaian paling luar biasa dalam olahraga ini, terutama di era ketika banyak pemain elit pensiun atau mengalami penurunan performa secara signifikan sebelum mencapai usia 40-an. Portugal akan memulai kampanye Piala Dunia mereka pada Grup K bersama DR Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia.
Menjelang turnamen, Ronaldo diperkirakan akan kembali memimpin serangan saat tim nasional mengincar gelar Piala Dunia pertamanya. Banyak penggemar yang melihat kompetisi ini sebagai kesempatan terakhirnya untuk memenangkan trofi sepak bola paling bergengsi tersebut. Namun, pihak-pihak yang dekat dengan tim tidak memberi batasan berapa lama pemenang Ballon d’Or lima kali itu bisa terus bersaing.
Pelatih asal Portugal itu berulang kali mengungkapkan kekagumannya atas kemampuan Ronaldo yang tetap kompetitif dari tahun ke tahun. Bahkan, Martinez tak menutup kemungkinan Ronaldo kembali tampil di Piala Dunia 2030. Keyakinan itu bermula dari apa yang ia saksikan sehari-hari di timnas.
Pemain Portugal Cristiano Ronaldo merayakan dengan trofi setelah memenangkan UEFA Nations League.
Meski kebugaran memainkan peran utama, Martinez yakin penjelasan sebenarnya atas umur panjang Ronaldo ada di hal lain. Superstar Portugal ini telah mencapai hampir semua yang bisa ditawarkan sepakbola. Dia memenangkan gelar liga di beberapa negara, menaklukkan Eropa, mengumpulkan penghargaan individu dan membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain terhebat dalam sejarah sepakbola. Namun, menurut pelatih nasionalnya, motivasinya tetap tidak berubah.
Rahasia umur panjang Ronaldo
Dalam wawancaranya dengan El Larguero, Martinez akhirnya memecahkan teka-teki stamina Ronaldo yang luar biasa. “Kami sampai pada kesimpulan: Saya pikir Cristiano Ronaldo tidak bermain untuk memenangkan gelar tertentu, baik secara kolektif maupun individu,” Martinez menjelaskan.
Sang pelatih kemudian mengungkapkan apa yang dianggapnya sebagai ciri khas kemampuan Ronaldo untuk terus tampil di level tertinggi setelah lebih dari dua dekade berkarier secara profesional. “Rahasianya bukan pada apa yang dia makan, tapi pada rasa laparnya. Berapa pun penghasilannya, keesokan harinya dia memiliki rasa lapar yang sama untuk berkembang.”
Menurut Martinez, hasrat yang tiada henti untuk menjadi lebih baik inilah yang membedakan Ronaldo dengan banyak pemain elit lainnya yang kesulitan mempertahankan tingkat motivasi yang sama setelah mencapai puncak. “Saya pikir memiliki tujuan ini memungkinkan Anda untuk bertahan. Saya telah bekerja dengan banyak pemain yang, sehari setelah Liga Champions atau Ballon d’Or, tidak memiliki rasa lapar yang sama.”
Tim Portugal diturunkan pada tahun 2004.
Meskipun banyak perhatian telah diberikan pada rutinitas kebugaran, nutrisi, metode pemulihan, dan kebiasaan latihannya selama bertahun-tahun, Martinez percaya bahwa fondasi kesuksesannya lebih bersifat psikologis daripada fisik.
Contoh bagi generasi penerus Portugal
Martinez juga menyoroti mengapa Ronaldo tetap menjadi sosok penting dalam tim Portugal selain penampilannya di lapangan. Sang pelatih menganggapnya sebagai panutan bagi pemain muda yang bergabung di timnas.
Cristiano Ronaldo memakai ban kapten Portugal untuk pertama kalinya.
Untuk semua pencapaiannya, Ronaldo akan menjalani sesi latihan dengan intensitas dan fokus yang sama seperti yang ia lakukan pada tahun-tahun awal karirnya. “Jangan dikira ini bukan topik perbincangan dan perbincangan di internal tim pelatih, karena kami ingin bisa menularkan keteladanan Cristiano Ronaldo kepada seluruh pesepakbola muda di Portugal,” dia menambahkan.
Banyak pemain muda yang bermimpi mencapai level tertinggi, namun Martinez yakin Ronaldo menunjukkan apa yang diperlukan untuk bertahan di sana. Profesionalisme, disiplin dan komitmennya terus mempengaruhi generasi talenta Portugal berikutnya.






















