SANUR, Bali – Seorang warga negara Jerman berusia 53 tahun ditemukan tewas di toilet kediamannya di Sanur, Bali selatan, setelah diduga adanya masalah listrik pada pemanas air yang menyebabkan sengatan fatal, menurut polisi.
Korban yang diketahui berinisial PP ditemukan Senin malam di sebuah rumah di Jalan Kutat Lestari di Sanur Kauh, Denpasar Selatan.
Polisi mengatakan kejadian tersebut pertama kali dilaporkan oleh istri korban, seorang warga negara Thailand berusia 54 tahun yang diidentifikasi sebagai YP. Pasangan itu kemudian menggunakan kamar mandi terpisah.
Setelah selesai mandi, YP menjadi khawatir karena suaminya tidak juga keluar. Ketika dia pergi untuk memeriksanya, dia menemukannya tidak bergerak di lantai kamar mandi, berlutut.
“Dia meneleponnya beberapa kali, tapi tidak ada jawaban,” kata Juru Bicara Polresta Denpasar Iptu Gede Adi Saputra Jaya.
Khawatir dengan penemuan ini, YP meminta bantuan warga sekitar. Saat beberapa orang berusaha mengeluarkan korban dari toilet, seorang warga dilaporkan tersengat listrik setelah menyentuh pipa logam pancuran.
Kejadian tersebut sontak menimbulkan dugaan adanya kerusakan listrik di dalam kamar mandi.
Petugas polisi yang tiba di lokasi kejadian melakukan pemeriksaan awal dan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau kecurangan. Namun penyidik menemukan bekas luka bakar di punggung korban dan melaporkan adanya bekas kulit yang menempel di selang pancuran.
Polisi yakin korban tersengat listrik akibat korsleting pada sistem pemanas air.
“Dari hasil pemeriksaan awal, korban meninggal dunia setelah tersengat listrik akibat korsleting pemanas air,” kata Adi.
Korban ditemukan dalam keadaan tidak berpakaian dan tubuhnya sudah menunjukkan tanda-tanda rigor mortis pada saat ditemukan.
Jenazahnya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bali Mandara, di mana staf medis memastikan kematiannya.
Pihak berwenang mengatakan penyelidikan masih berlangsung, meskipun temuan awal menunjukkan kerusakan listrik kemungkinan menjadi penyebab kematian.
Penafian: Meskipun segala upaya telah dilakukan untuk memastikan keakuratannya, artikel ini mungkin mengandung sedikit ketidakakuratan dalam nama, lokasi, atau detail acara. Pembaca diundang untuk menghubungi tim editorial untuk klarifikasi apa pun.






















