Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan serangan Israel di kota Burj al-Shamali, Abba dan Tibnin di Lebanon selatan menewaskan lima orang dan melukai 48 lainnya. Kementerian mengatakan jumlah korban terbaru menambah jumlah korban jiwa dalam konflik tersebut.
Menurut kementerian, sejak 2 Maret, sedikitnya 3.433 orang tewas dan 10.395 lainnya luka-luka di Lebanon.
Pihak berwenang juga melaporkan kerusakan signifikan pada sistem kesehatan, dengan mengatakan 17 rumah sakit rusak dan tiga rumah sakit terpaksa ditutup.
Kementerian tersebut mengatakan 128 staf medis, perawat dan ambulans tewas, lebih dari 330 orang terluka dan lebih dari 160 kendaraan medis rusak, sementara itu juga memperingatkan akan kekurangan parah pasokan medis penting dan meningkatnya tekanan terhadap rumah sakit dan pusat darurat.






















