Home Opini Iran tidak akan mengizinkan inspektur PBB memasuki lokasi nuklir yang dibom

Iran tidak akan mengizinkan inspektur PBB memasuki lokasi nuklir yang dibom

4
0


Iran mengatakan pada hari Selasa bahwa pengawas nuklir PBB tidak akan dapat memeriksa situs-situs nuklir utama yang dibom oleh Amerika Serikat dan Israel tahun lalu, ketika putaran pertama perundingan yang bertujuan untuk mengakhiri perang Timur Tengah berakhir di Swiss.

Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri perang yang telah menimbulkan kekacauan di Timur Tengah dan mengguncang perekonomian global, memulai periode 60 hari untuk menyelesaikan masalah yang lebih luas termasuk program nuklir Iran dan keringanan sanksi.

Diplomasi seputar kesepakatan akhir tersebut semakin intensif pada hari Selasa, dengan pemimpin Iran menuju ke Pakistan sebagai mediator, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memulai tur ke sekutu-sekutu Teluk, dan Lebanon serta Israel diperkirakan akan memulai pembicaraan langsung di Washington.

Namun Iran membantah klaim Wakil Presiden AS JD Vance bahwa Teheran setuju untuk mengundang inspektur dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) kembali, setelah Iran memblokir mereka untuk mengakses situs nuklir yang diserang musuh utamanya selama perang 12 hari tahun lalu.

“Kami belum mengadakan pertemuan dengan direktur jenderal IAEA, dan kami juga tidak bermaksud agar badan tersebut memeriksa fasilitas nuklir Iran yang rusak akibat agresi militer Amerika dan Zionis,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baqaei pada konferensi pers yang dihadiri AFP.

laporan AFP