Home Olahraga Cristiano Ronaldo membantah perayaan besar karena Al-Nassr dilaporkan membatalkan pesta gelar meskipun...

Cristiano Ronaldo membantah perayaan besar karena Al-Nassr dilaporkan membatalkan pesta gelar meskipun sukses bersejarah di Liga Pro Saudi, alasannya terungkap

2
0



Cristiano Ronaldo meninggalkan lapangan dengan medali pemenang kejuaraan lainnya di tangannya, namun perayaan yang diharapkan banyak orang di Riyadh mungkin tidak akan pernah tiba. Al-Nassr dikabarkan memutuskan untuk tidak mengadakan perayaan gelar resmi meski akhirnya memenangkan trofi Liga Pro Saudi.menambahkan kejutan mengejutkan pada apa yang seharusnya menjadi salah satu malam terbesar klub dalam sejarah terkini.

Bintang Portugal itu kembali mencetak gol di hari terakhir musim ini, mencetak dua gol dalam kemenangan gemilang atas Damac, membantu Al-Nassr merebut gelar di depan rival sengitnya, Al Hilal. Meskipun suasana di dalam stadion sangat emosional, laporan kini menunjukkan bahwa klub dengan cepat mengalihkan perhatian mereka dari perayaan tersebut.

Lebih dari tiga tahun setelah kedatangannya di Arab Saudi, Cristiano Ronaldo akhirnya meraih gelar Saudi Pro League pertamanya bersama Al-Nassr. Klub Riyadh itu mengalahkan Damac 4-1 dalam pertandingan babak final yang menentukan, finis tipis di depan Al Hilal dalam salah satu perburuan gelar terdekat dalam beberapa musim terakhir.

Superstar Portugal sekali lagi terbukti menentukan ketika tekanan mencapai puncaknya. Striker tersebut mencetak dua gol di babak kedua, membantu Chevalier du Najd mengamankan poin yang perlu dihindari tergantung pada hasil lainnya.

Kemenangan tersebut membawa beban emosional yang sangat besar bagi pemain dan klub. Sejak kedatangan Ronaldo pada Januari 2023, Al-Nassr berulang kali mengalami kekecewaan di kompetisi domestik dan kontinental meskipun ada investasi besar-besaran dan serangkaian kedatangan superstar.

Alasan mengapa Al-Nassr membatalkan perayaan tersebut

Meskipun ia akhirnya memenangkan Liga Pro Saudi, Al-Nassr dikabarkan tidak akan mengadakan perayaan besar karena banyak pemain yang segera meninggalkan Riyadh untuk bergabung dengan tim nasionalnya menjelang Piala Dunia FIFA 2026..

Menurut sebuah surat kabar Saudi ArriyadiyahPejabat klub membahas pengorganisasian perayaan khusus yang melibatkan pemain dan pendukung setelah perebutan gelar. Namun, terbatasnya waktu sebelum Piala Dunia dan cepatnya kepergian pemain internasional lokal dan asing memaksa klub untuk meninggalkan ide ini.

Sembilan pemain diperkirakan akan bergabung dengan Arab Saudi dan beberapa tim nasional lainnya dalam beberapa hari saat persiapan dimulai untuk turnamen di Amerika Utara. Masalah penjadwalan yang tiba-tiba ini berarti tim tidak akan berkumpul cukup lama untuk acara berskala besar.

Situasi ini menjelaskan mengapa perayaan gelar Ronaldo secara mengejutkan tampak tenang meskipun prestasinya sangat besar. Alih-alih perayaan yang berkepanjangan, fokusnya segera beralih ke tugas internasional.

Trofi yang mengubah warisan Ronaldo di Saudi

Bagi Al-Nassr, gelar tersebut mewakili validasi setelah bertahun-tahun mengeluarkan biaya, tekanan, dan nyaris celaka. Klub ini akhirnya mengubah kekuatan bintangnya menjadi kesuksesan liga yang berkelanjutan, melampaui persaingan ketat dari Al Hilal dan Al Ahli.

Bagi Ronaldo, kejuaraan ini mengubah narasi seputar cabangnya di Saudi. Rekor individu tidak pernah menjadi masalah, namun absennya trofi besar nasional selalu mengikutinya sepanjang berada di Riyadh.