
Arsenal dilaporkan tidak senang di balik layar setelah video pribadi acara klub bocor secara online, menunjukkan Mikel Arteta dengan percaya diri mengatakan kepada mereka yang hadir: “Pada hari Sabtu kami akan menjadi juara Eropa.”
Klip tersebut tampaknya diambil saat perayaan gelar Liga Premier Arsenal dan meskipun unggahan aslinya telah dihapus, namun sudah menjadi viral di media sosial.
Menurut klaim X, Arsenal yakin Arteta tidak melakukan kesalahan apa pun, tetapi ada rasa frustrasi karena momen pribadi kini menjadi publik menjelang final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain.
Waktunyalah yang membuat cerita ini begitu sensitif. Arsenal bersiap menghadapi PSG di final Liga Champions di Budapest pada Sabtu 30 Mei, hanya beberapa hari setelah memenangkan gelar Liga Premier pertama mereka dalam 22 tahun.
🚨💣 𝐄𝐗𝐂𝐋𝐔𝐒𝐈𝐕𝐄: Arsenal BENAR-BENAR kecewa secara internal setelah video dari acara PRIVATE bocor di mana Mikel Arteta berkata: “Pada hari Sabtu kami akan menjadi juara Eropa.”
Meski unggahan aslinya sudah dihapus, namun klipnya sudah menjadi viral.… pic.twitter.com/x8V9g8zxST
— Sela-sela | 𝐓 (@TouchlineX) 26 Mei 2026
Arsenal sedang sibuk merayakan gelar juara liga
Suasana di sekitar klub luar biasa, dengan tim Arteta mengalahkan Crystal Palace 2-1 di hari terakhir sebelum merayakan trofi di Selhurst Park.
Menyusul momen bersejarah tersebut, para pemain, staf, dan keluarga Arsenal dikabarkan merayakannya di Bacchanalia di Mayfair sebelum beberapa anggota skuad kemudian melakukan perjalanan ke tempat lain di London.
Laporan juga mengklaim bahwa malam itu termasuk pidato motivasi dari Arteta, dengan sang manajer berbicara tentang ambisi, keyakinan, dan kemungkinan menambah kejayaan Eropa pada kesuksesan domestiknya.
Inilah sebabnya mengapa kebocoran klip menyebabkan banyak kebisingan. Secara pribadi, pesan Arteta persis seperti yang Anda harapkan dari seorang manajer yang mencoba menginspirasi para pemainnya.
Dia tidak akan berdiri di depan tim juara dan berkata, “Mari kita berharap yang terbaik melawan PSG.”
Manajer elit membangun kepercayaan. Mereka berbicara dengan percaya diri. Mereka membuat para pemain merasa trofi berikutnya sudah dalam jangkauan mereka.
Masalahnya adalah sepak bola itu emosional dan final sering kali ditentukan dengan selisih kecil.
Arsenal disebut-sebut takut gambar tersebut sampai ke ruang ganti PSG dan dijadikan tambahan motivasi.
Gunners yakin video bisa memotivasi PSG jelang final UCL
Meski komentar Arteta bukannya tidak sopan, lawan bisa memutarbalikkan hal ini.
PSG bisa melihat arogansi dalam hal ini. Luis Enrique bisa memanfaatkannya untuk merangsang pemainnya. Beginilah cara kerja sepak bola modern.
Ada juga masalah privasi di sini. Arsenal jelas memandang acara tersebut sebagai acara internal, dan jika ada orang di dalam venue yang membocorkan rekaman tersebut, klub tidak akan senang.
Arteta telah membangun budaya yang sangat ketat di Arsenal, dan momen seperti ini dapat menimbulkan ketidakpercayaan jika pemain atau staf merasa bahwa pesan pribadi dari tim tidak lagi bersifat pribadi.
Namun perlu diingat bahwa Arteta sudah tampil percaya diri di hadapan publik selama berminggu-minggu. Setelah Arsenal mencapai final Liga Champions, ia berbicara tentang rasa lapar dalam tim dan keinginan untuk menciptakan malam Eropa yang istimewa.
Jadi meski video yang bocor itu menjadi viral, postingannya sendiri tidak terlalu mengejutkan.
Laporan: Para pemain Arsenal berpesta dengan rival sengitnya di Liga Inggris di klub malam






















