
Di tengah-tengah apa yang bisa menjadi yang terakhir Piala Dunia dari Cristiano Ronaldokarir internasional yang luar biasa Roberto Martinez memastikan itu Portugal siap untuk turnamen 2026. Sementara tim nasional lainnya menetap di markas mereka di Amerika Utara, Portugal memilih jalan berbeda, menciptakan intrik seputar kedatangan mereka yang sangat terlambat di Amerika Serikat.
Faktanya, Portugal adalah salah satu tim besar Eropa terakhir yang melakukan perjalanan. Dengan ekspektasi yang tinggi setelah kemenangan UEFA Nations League, banyak penggemar bertanya-tanya mengapa tim nasional menunda perjalanan mereka begitu dekat dengan dimulainya turnamen.
Portugal memasuki Piala Dunia sebagai salah satu pesaing terkuat di luar favorit tradisional. Dipimpin oleh Cristiano Ronaldo, 41 tahuntim ini menggabungkan pengalaman dengan generasi muda yang mencakup pemain seperti Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Vitinha, Joao Neves, Nuno Mendes dan Rafael Leao.
Tim nasional dilatih Grup K bersama Kolombia, DR Kongo, dan Uzbekistandengan pertandingan pembukaannya dijadwalkan pada 17 Juni di Houston. Ronaldo akan membuat peristiwa bersejarah partisipasi keenam di Piala Duniasehingga memperpanjang rekor yang belum pernah dicapai oleh pemain pria lainnya.
Grup Piala Dunia FIFA 2026.
Portugal menunda keberangkatan AS
Meski banyak negara pesaing sudah tiba di Amerika Utara, Portugal sengaja memilih untuk tinggal lebih lama di Eropa. Keputusan tersebut awalnya menimbulkan pertanyaan mengenai kebugaran, logistik, dan persiapan turnamen. Penjelasan tersebut akhirnya muncul ketika Martinez membahas masalah tersebut dalam konferensi pers hari Jumat.
Pelatih asal Portugal itu mengungkapkan strateginya dirancang matang untuk memaksimalkan waktu persiapan dibandingkan sekadar bertandang ke Amerika Serikat secepatnya. “Pentingnya pertandingan persahabatan bukan pada pertandingan itu sendiri, tapi pada persiapan yang kami dapatkan darinya. Besok (Sabtu) melawan Chile kami ingin menang, tapi itu bukan tujuan utama kami. Kami akan menggunakan 11 pergantian pemain.”
Sang pelatih menegaskan bahwa fokusnya adalah pada pengembangan individu pemain dan persiapan tim secara keseluruhan daripada hasil pertandingan pemanasan. “Kami lebih fokus pada pemain secara individu. Intinya adalah seberapa banyak kami berkontribusi pada tim.”
Mengapa Portugal memilih untuk tinggal lebih lama di Eropa
Martinez kemudian membeberkan faktor kunci di balik keputusan tersebut. Staf teknis Portugal percaya bahwa hari-hari terakhir sebelum keberangkatan akan lebih berharga ketika dihabiskan untuk bekerja di lingkungan yang familiar daripada beradaptasi sebelum waktunya dengan lingkungan yang berbeda. “Pada bulan Maret kami berlatih di ketinggian. Sekarang kami akan bermain di Houston, jadi kami memutuskan untuk tiba di Amerika Serikat selambat mungkin sehingga kami dapat mengerjakan apa yang kami perlukan di sini.”
Sang pelatih menjelaskan bahwa pengalaman dari turnamen sebelumnya berperan besar dalam mengembangkan rencana tersebut. Daripada mengikuti pendekatan yang diambil oleh negara lain, Portugal memilih jadwal persiapan yang dipersonalisasi. “Jadi kami mendapat manfaat dari pengalaman yang saya peroleh dari tiga Piala Dunia.”
Karena itu, Portugal dijadwalkan berangkat ke Amerika Serikat pada 12 Juni, sehari setelah turnamen resmi dimulai.memungkinkan tim untuk menyelesaikan persiapan terakhirnya di rumah sebelum melintasi Atlantik.






















