Home Olahraga Christian Eriksen pingsan lagi saat pertandingan Denmark-Ukraina karena pertandingan ditinggalkan

Christian Eriksen pingsan lagi saat pertandingan Denmark-Ukraina karena pertandingan ditinggalkan

2
0



Mantan bintang Tottenham dan Manchester United Christian Eriksen kembali pingsan di tengah pertandingan, mengirimkan gelombang kejutan ke seluruh dunia sepakbola.

Insiden mengerikan itu terjadi saat Denmark bentrok dengan Ukraina, memaksa rekan satu tim dan pendukungnya mengingat kembali trauma keadaan darurat medis yang nyaris fatal yang dialami sang gelandang lima tahun lalu.

UNDUH APLIKASI CAUGHTOFFSIDE RESMI UNTUK SEMUA PEMBARUAN TERBARU – LANGSUNG KE PONSEL ANDA! PADA APEL & GOOGLE BERMAIN

Christian Eriksen kembali pingsan saat pertandingan Denmark-Ukraina

Pertandingan terhenti pada menit ke-65 ketika Eriksen tiba-tiba memegang dadanya dan terjatuh ke lapangan.

Staf medis segera bergegas ke lapangan, sementara rekan satu timnya yang tertekan membentuk lingkaran perlindungan di sekitar pemain berusia 34 tahun itu.

Dengan Denmark memimpin 2-1 saat itu, ofisial segera mengambil keputusan untuk meninggalkan pertandingan.

Informasi medis memastikan Eriksen sadar dan berada dalam kondisi lebih baik

Untungnya, pembaruan medis resmi yang cepat memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan. Asosiasi Sepak Bola Denmark mengonfirmasi bahwa sang gelandang segera sadar dan bisa bangun dan berjalan menuju ambulans.

“Christian baik-baik saja,” ungkap dokter tim Morten Boesen.

“Menurut saya, alat pacu jantungnya merespons sebagaimana mestinya. Dia sempat tidak sadarkan diri sebentar, tapi kami segera menghubunginya. Dia sekarang akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.”

Man United antara lain merilis pernyataannya

Komunitas sepak bola dengan cepat bersatu untuk mendukung sang playmaker. Manchester United, tempat Eriksen menghabiskan dua musim sukses dan memenangkan Piala Carabao dan Piala FA, merilis pernyataan yang mendoakan mantan pemainnya pulih sepenuhnya.

Klub-klub di seluruh Eropa, termasuk Tottenham dan Inter Milan, juga mengunggah pesan solidaritas, menggemakan sentimen jutaan penggemar yang mendoakan kesehatannya.

Masalah jantung yang dialami Eriksen bermula setelah ia pingsan saat Euro 2021

Masalah jantung yang sudah lama dialami Eriksen dimulai setelah ia pingsan di Euro 2020 (bermain pada 2021) saat pertandingan Denmark melawan Finlandia.

Dia menderita serangan jantung pada kesempatan ini dan kemudian dipasangi defibrillator kardioverter implan (ICD) untuk mengatur jantungnya.

Terlepas dari semua itu, ia kembali secara ajaib ke sepakbola elit, meskipun ketakutan terbaru ini menimbulkan pertanyaan serius tentang masa depan bermainnya.