Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyambut baik hasil perundingan terbaru AS-Iran di Swiss, dan memuji upaya mediasi yang dilakukan Pakistan dan Qatar dalam membantu mencapai apa yang ia gambarkan sebagai kemajuan besar dalam mengakhiri perang di Lebanon.
Dalam postingannya di media sosial, Araghchi mengatakan ekspor minyak dan petrokimia telah dikecualikan dari pembatasan, blokade telah dicabut, beberapa aset Iran yang dibekukan telah dibebaskan, dan program besar untuk rekonstruksi dan pembangunan Iran telah diluncurkan.
Meskipun terdapat kemajuan yang dilaporkan, ia memperingatkan bahwa penerapan perjanjian tersebut akan menjadi tolok ukur keberhasilan yang sebenarnya, dan mengatakan bahwa “ujian nyata” pertama dari perjanjian tersebut adalah pembentukan sel dekonfliksi baru di Lebanon, yang dimaksudkan untuk mengawasi kepatuhan terhadap penghentian operasi militer di Lebanon.
Mediasi Pakistan dan Qatar yang tak kenal lelah telah mencapai kemajuan besar dalam mengakhiri Perang Lebanon. Ekspor minyak dan petrokimia dihilangkan, blokade dicabut, beberapa aset yang dibekukan dilepaskan, dan rencana rekonstruksi dan pembangunan besar-besaran diluncurkan untuk Iran.
Ujian nyata pertama: sel dekonfliksi Lebanon
– SEED Abbas Araghchi (@araghchi) 22 Juni 2026






















