Pinkie Roshan, yang sudah lama menjadi penasihat kebugaran dan ibu dari bintang Bollywood Hrithik Roshan, telah mengesankan pengguna media sosial dengan video baru yang menampilkan pola olahraganya di awal usia 70-an.
Dari Squat ke Plank: Rutinitas Kebugaran Pinkie Roshan Berusia 70 Tahun Menginspirasi Internet
Berbagi klip tersebut di Instagram, Pinkie menggambarkan olahraga hariannya sebagai bagian penting dari rutinitasnya dan menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental.
Dalam keterangan yang menyertai video tersebut, ia menulis: “Saya merasa lebih baik menjalani hari ini. Hubungkan tiga tangan kepala hati HHH dan Anda akan seimbang. Teruslah berlatih HHH. Percayalah padaku dan percayalah pada dirimu sendiri (sic).”
Video tersebut memperlihatkan Pinkie melakukan serangkaian latihan kekuatan dan stabilitas yang dirancang untuk menjaga massa otot, keseimbangan, dan kebugaran fungsional. Rutinitasnya dimulai dengan squat depan dumbbell, dimodifikasi dengan penggunaan bangku untuk mengurangi ketegangan pada lutut dan pinggul. Dia kemudian melakukan gerakan lunge, diikuti dengan gerakan menekan bahu dengan dumbbell, barisan membungkuk, dan papan siku secara bergantian.
Setiap latihan yang ditampilkan dalam rutinitas Pinkie menawarkan manfaat kesehatan tertentu. Menurut artikel dari UCLA Health, squat depan membantu memperkuat otot paha depan, glutes, dan inti, yang penting untuk menjaga kekuatan dan stabilitas tubuh bagian bawah.
Courtesy lunge menargetkan pinggul, paha, dan bokong sekaligus meningkatkan keseimbangan dan koordinasi. Penekan bahu membangun kekuatan tubuh bagian atas yang diperlukan untuk aktivitas sehari-hari seperti mengangkat dan membawa benda, sementara barisan membungkuk memperkuat punggung dan memperbaiki postur. Sebaliknya, papan miring meningkatkan stabilitas inti, membantu melindungi tulang belakang dan mengurangi risiko terjatuh.
Mengapa olahraga sangat penting bagi orang lanjut usia?
Menurut tinjauan sistematis yang dilakukan oleh Cochrane, orang lanjut usia secara alami kehilangan massa dan kekuatan otot seiring berjalannya waktu, sebuah proses yang disebut sarkopeniayang dapat mempengaruhi mobilitas, keseimbangan dan kemandirian. Latihan kekuatan secara teratur membantu melawan efek ini dan meningkatkan kemampuan untuk melakukan tugas sehari-hari seperti menaiki tangga, bangun dari kursi, dan berjalan. Bukti dari lebih dari 120 uji klinis menunjukkan bahwa pelatihan ketahanan progresif secara signifikan meningkatkan kekuatan dan fungsi fisik pada orang lanjut usia.
Pinkie Roshan sering berbagi wawasan tentang perjalanan kebugarannya selama bertahun-tahun, menjadi sumber inspirasi bagi banyak lansia yang ingin tetap aktif.
Video terbarunya menjadi pengingat bahwa olahraga teratur, jika disesuaikan dengan kemampuan individu, dapat memainkan peran penting dalam menjaga kekuatan, mobilitas, dan kualitas hidup secara keseluruhan hingga akhir hayat.






















