Home Opini Penembakan di Montreal: seorang petugas polisi, seorang warga dan seorang tersangka tewas;...

Penembakan di Montreal: seorang petugas polisi, seorang warga dan seorang tersangka tewas; alasan yang sedang diselidiki

3
0


Penembakan di lingkungan mayoritas Yahudi di Montreal pada hari Senin menyebabkan tiga orang tewas, termasuk seorang petugas polisi, seorang penduduk setempat dan tersangka penembak, sehingga memicu respons keamanan besar-besaran dan penyelidikan yang sedang berlangsung mengenai motif serangan tersebut.

Pihak berwenang mengatakan insiden itu terjadi sesaat sebelum tengah hari di lingkungan Côte-des-Neiges, sebuah daerah yang terkenal dengan restoran halal, supermarket, dan komunitas Yahudi yang besar.

Petugas polisi tewas saat menjalankan tugas

Polisi Montreal mengonfirmasi bahwa salah satu petugas mereka tewas saat merespons insiden tersebut.

“Dengan kesedihan yang luar biasa kami mengonfirmasi kematian salah satu petugas polisi kami saat menjalankan tugas,” kata polisi Montreal dalam sebuah pernyataan yang diposting di media sosial.

Polisi kemudian mengumumkan bahwa tersangka penyerang juga tewas. Seorang warga sekitar juga tewas, sehingga total korban tewas menjadi tiga orang.

Menurut saluran publik Radio-Canada, seorang petugas polisi lainnya terluka parah dalam penembakan tersebut.

Polanya masih belum jelas

Pihak berwenang belum mengidentifikasi motif serangan tersebut.

Para pejabat menekankan bahwa masih terlalu dini untuk menentukan apakah penembakan itu secara khusus terkait dengan populasi Yahudi di lingkungan tersebut atau apakah ada faktor lain yang terlibat.

“Kami tidak tahu persis apa motif orang ini,” kata Menteri Keamanan Publik Quebec Ian Lafrenière kepada wartawan.

Dia mendesak warga untuk tetap berhati-hati sementara petugas tanggap darurat mengamankan daerah tersebut.

Kehadiran polisi yang kuat

Saksi mata melaporkan pengerahan polisi dalam jumlah besar setelah penembakan tersebut.

Kendaraan polisi membanjiri daerah tersebut, sementara helikopter polisi melayang di atas ketika petugas menggeledah daerah tersebut dan mengamankan lokasi kejadian.

Pihak berwenang juga mendesak warga untuk menjauh dari daerah yang terkena dampak sementara penyelidik mengumpulkan bukti.

“Orang-orang tidak boleh keluar rumah,” kata Lafrenière. “Kami berada di lapangan dan unit krisis sedang dibentuk.”

Situasi pengawasan komunitas Yahudi

Pusat Urusan Yahudi dan Israel (CIJA), sebuah organisasi advokasi besar bagi orang-orang Yahudi Kanada, mengatakan pihaknya memantau dengan cermat perkembangan yang terjadi.

“Sementara kami menunggu rincian lebih lanjut mengenai sifat insiden mengerikan ini, kami mendesak anggota masyarakat untuk waspada,” kata organisasi tersebut dalam sebuah pernyataan.

Penembakan tersebut telah memicu kekhawatiran di kalangan komunitas Yahudi di Montreal, meskipun para penyelidik belum mengindikasikan apakah serangan tersebut merupakan sasarannya.

Para pemimpin politik menyerukan ketenangan

Pihak berwenang Quebec menyerukan untuk menahan diri sementara penegak hukum berupaya mengungkap fakta seputar insiden tersebut.

Perdana Menteri Quebec Christine Fréchette mengatakan dia sangat prihatin dengan kejadian tersebut.

“Saya sangat sedih atas peristiwa tragis yang terjadi hari ini di wilayah Côte-des-Neiges,” katanya.

“Sangat penting untuk membiarkan pihak berwenang melakukan tugasnya dan menghindari spekulasi.”

Investigasi yang sedang berlangsung

Polisi belum merilis identitas para korban dan rincian tambahan mengenai keadaan yang menyebabkan penembakan masih terbatas.

Penyidik ​​diharapkan dapat memberikan informasi tambahan seiring berjalannya penyidikan.

Untuk saat ini, pihak berwenang terus mengkaji rangkaian peristiwa yang menyebabkan salah satu insiden paling mematikan di Montreal dalam beberapa bulan terakhir, sementara warga menunggu jawaban tentang apa yang memicu kekerasan di lingkungan yang biasanya ramai ini.

Baca juga | Video pengambilan gambar di Times Square menangkap momen kekacauan di kota AS yang menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia FIFA