Maroko menjadi negara Afrika tersukses dalam sejarah Piala Dunia FIFA setelah mengalahkan Haiti 4-2 dalam pertandingan terakhir Grup C pada hari Rabu.
Ini merupakan kemenangan ketujuh Maroko di Piala Dunia, menempatkan Atlas Lions mengungguli Nigeria yang sebelumnya memegang rekor Afrika dengan enam kemenangan.
Gol-gol akhir dari Soufiane Rahimi dan Gessime Yassine memastikan kemenangan bersejarah di Atlanta ketika Maroko bangkit dari ketertinggalan dua kali untuk menggagalkan Haiti mendapatkan poin Piala Dunia pertamanya.
Haiti mengejutkan semifinalis Piala Dunia 2022 dengan memimpin pada menit ke-10 ketika tembakan Lenny Joseph membentur kiper Maroko Yassine Bounou sehingga terjadi gol bunuh diri.
Maroko membalas melalui Achraf Hakimi yang menyamakan kedudukan pada menit ke-39 setelah kiper Haiti Johny Placide gagal menggagalkan upaya Brahim Diaz.
Namun, Haiti kembali memimpin sebelum turun minum ketika Wilson Isidor mencetak tendangan jarak jauh yang luar biasa ke sudut atas.
Maroko membalas lagi di masa tambahan waktu babak pertama ketika Ismael Saibari mencetak gol ketiganya di turnamen tersebut setelah pergerakan bagus yang melibatkan Hakimi.
Atlas Lions akhirnya mengambil kendali pada tahap penutupan ketika upaya pemain pengganti Rahimi dibelokkan dan mencetak gol 12 menit menjelang pertandingan usai.
Yassine kemudian memastikan kemenangan pada menit ke-89 setelah pemeriksaan VAR memastikan Rahimi menguasai bola sebelum memberikan assist.
Kemenangan tersebut membuat Maroko finis kedua di Grup C di belakang Brasil, yang mengalahkan Skotlandia 3-0 untuk mengklaim tempat pertama.
Meski Maroko tidak bisa finis pertama di grup, hasil ini memastikan lembaran baru dalam sejarah sepak bola Afrika. Kemenangan ketujuh mereka di Piala Dunia kini menjadi jumlah tertinggi yang diraih negara Afrika di kompetisi tersebut, melampaui rekor enam kemenangan yang diraih Nigeria.
Bagi Haiti, kekalahan tersebut mengakhiri kampanye yang penuh semangat. Tim Karibia, peringkat 83 dunia, meninggalkan turnamen tanpa poin apa pun, tetapi dipuji karena mencetak dua gol melawan salah satu tim terkuat di kompetisi tersebut.
Maroko kini akan menghadapi Belanda, Jepang, atau Swedia di babak 16 besar, sedangkan Haiti akan pulang kampung setelah finis terakhir di Grup C.






















