Home Opini Iran keluar dari Piala Dunia dengan bermartabat meskipun ada tekanan politik dan...

Iran keluar dari Piala Dunia dengan bermartabat meskipun ada tekanan politik dan hambatan logistik yang belum pernah terjadi sebelumnya

2
0


Perjalanan Iran di Piala Dunia 2026 telah berakhir, namun perpisahan tim tersebut telah memicu curahan dukungan yang jauh melampaui hasil di lapangan.

Tim Melli keluar dari turnamen tanpa terkalahkan setelah tiga kali seri, termasuk hasil 1-1 melawan Mesir di Seattle. Namun perpisahan Iran disertai dengan satu momen terakhir yang menyedihkan: bek Shoja Khalilzadeh tampaknya telah mencetak gol penentu kemenangan di menit-menit akhir yang bisa mengubah harapan mereka untuk lolos, namun VAR mengesampingkannya karena offside.

Keputusan tersebut memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar online, banyak di antara mereka yang menyatakan bahwa seruan tersebut sangat marginal sehingga bertentangan dengan semangat permainan.

Iran menyelesaikannya dengan tiga poin dan harus menunggu hasil di tempat lain. Ketika Austria menyamakan kedudukan di menit terakhir melawan Aljazair keesokan harinya, kedua tim lolos dan Iran tersingkir.

Baca selengkapnya: Iran keluar dari Piala Dunia dengan bermartabat meskipun ada tekanan politik dan hambatan logistik yang belum pernah terjadi sebelumnya

Pesepakbola Mehdi Taremi bertepuk tangan setelah hasil imbang 1-1 pada pertandingan Grup G Piala Dunia FIFA 2026 antara Mesir dan IR Iran di Stadion Seattle pada 26 Juni 2026, di Seattle, Washington (Richard Heathcote/Getty Images/AFP)