Home Opini Presiden Lebanon membela kerangka perjanjian Lebanon-Israel

Presiden Lebanon membela kerangka perjanjian Lebanon-Israel

4
0


Presiden Lebanon Joseph Aoun menolak kritik terhadap kerangka gencatan senjata antara negaranya dan Israel yang ditandatangani pekan lalu di Washington setelah para pendukung Hizbullah turun ke jalan untuk memprotes perjanjian tersebut.

“Masalah Lebanon ada pada Israel, dan negara ini adalah negara berdaulat yang memutuskan untuk bernegosiasi atas nama Israel,” kata Aoun seperti dikutip oleh Kantor Berita Nasional Lebanon, seraya menambahkan bahwa “Lebanon belum meninggalkan prinsip-prinsip hukum, politik atau lapangan dalam perjanjian kerangka kerja, seperti yang diklaim beberapa orang.”

Kerangka kerja ini telah dikritik oleh Hizbullah karena tidak menjadikan penarikan pasukan Israel dari pendudukan di Lebanon selatan dengan syarat perlucutan senjata Hizbullah.

Presiden memperingatkan bahwa “perselisihan dilarang” dan melarang masyarakat untuk turun ke jalan dalam pidatonya di depan delegasi dari bar dan badan ekonomi Lebanon.

Upacara penandatanganan perjanjian kerangka trilateral antara Israel dan Lebanon yang dimediasi oleh Amerika Serikat di Departemen Luar Negeri AS di Washington, DC, 26 Juni 2026 (Saul Loeb/AFP)