Home Opini Badan Energi memperkirakan permintaan minyak global akan turun pada tahun 2026

Badan Energi memperkirakan permintaan minyak global akan turun pada tahun 2026

2
0


Permintaan minyak global akan turun sekitar satu juta barel per hari pada tahun 2026 karena perang antara Amerika Serikat dan Iran membebani perekonomian global, kata Badan Energi Internasional.

Badan tersebut memperingatkan bahwa pertempuran tersebut menciptakan ketidakpastian baru bagi konsumen, dunia usaha, dan pasar energi. Risiko pengiriman dan pasokan yang lebih tinggi dapat semakin melemahkan permintaan jika konflik semakin meningkat.

Produksi minyak meningkat sebesar 4,1 juta barel per hari pada bulan Juni karena sebagian pasokan kembali ke pasar. Namun, produksi tetap berada di bawah tingkat sebelum dimulainya perang.

IEA juga memperingatkan bahwa memburuknya ketegangan antara Washington dan Teheran dapat mengganggu ekspektasi surplus minyak pada tahun 2027.

Surplus berarti produsen memasok lebih banyak minyak daripada yang digunakan dunia, sehingga secara umum memberikan tekanan pada harga. Namun serangan baru, penundaan pengiriman, atau pembatasan ekspor yang lebih ketat dapat dengan cepat mengurangi pasokan tambahan ini.

Perkiraan badan tersebut menunjukkan bahwa pasar minyak masih sangat rentan terhadap konflik, bahkan ketika produksi mulai pulih.