Home Opini Perang Iran LANGSUNG: Pasukan AS memperluas serangan terhadap Iran ketika konflik atas...

Perang Iran LANGSUNG: Pasukan AS memperluas serangan terhadap Iran ketika konflik atas kendali Hormuz terus berlanjut

2
0


Perang Iran-AS LANGSUNG: Amerika Serikat dilaporkan memperluas serangannya terhadap Iran pada Senin pagi, media pemerintah Iran melaporkan. Saluran Telegram Eskan News mengklaim bahwa gelombang serangan terbaru menargetkan lebih banyak lokasi di Iran selatan dan barat dibandingkan serangan sebelumnya.

Menurut laporan tersebut, daerah yang menjadi sasaran serangan meliputi Qeshm, Sirik, Bandar Abbas, Jask, Bushehr, Khondab, Bandar Mahshahr, Behbahan, Andimeshk, Dezful, Ahvaz, Abadan dan Khorramshahr.

Sementara itu, Komando Pusat AS mengatakan hal itu mulai pukul 5 sore. ET hari ini (Minggu sore), pasukan mulai melancarkan lebih banyak serangan terhadap Iran “untuk terus menurunkan kemampuan mereka dalam menyerang pelaut sipil dan kapal komersial yang transit dengan bebas melalui Selat Hormuz.” Dia mengatakan panglima tertinggi memerintahkan serangan itu untuk meminta pertanggungjawaban pasukan Iran.

Mengapa Amerika melancarkan serangan baru?

Amerika Serikat melancarkan serangan rudal baru terhadap Iran pada hari Minggu, yang keempat diluncurkan oleh Amerika dalam seminggu. Komando Pusat AS mengatakan serangan akhir pekan itu merupakan respons terhadap serangan Iran terhadap kapal kontainer berbendera Siprus.

CNN melaporkan bahwa Korps Garda Revolusi Islam kembali menembaki kapal komersial dan pesawat AS mencegat rudal jelajah Iran dan menyerang drone.

Republik Islam kemudian melancarkan serangan balasan dengan drone dan rudal terhadap sekutu AS di Timur Tengah, termasuk Kuwait, Yordania, dan Qatar. Sejauh ini, hanya kerusakan kecil yang dilaporkan dan tidak ada yang terluka Bloomberg.

Kementerian Luar Negeri Iran pada hari Minggu mengutuk serangan militer AS terhadap Iran selama 24 jam terakhir, menuduh Washington melanggar hukum internasional dan memperingatkan negara-negara tetangga untuk tidak mendukung tindakan militer apa pun terhadap negara tersebut.

“Hanya 25 hari telah berlalu sejak perjanjian gencatan senjata mengakhiri perang, namun pemerintah AS telah melanggar hampir setiap aspek perjanjian tersebut,” kata kementerian tersebut, menurut Iran International, dan menggambarkan serangan tersebut sebagai salah satu “kejahatan perang paling serius.”

Pantau terus blog LANGSUNG ini untuk semua pembaruan terkini tentang Perang Iran-AS.