Home Ekonomi Wanita Australia membuat masalah di Hotel Legian

Wanita Australia membuat masalah di Hotel Legian

6
0


LEGIAN, Bali – Seorang wanita Australia dirujuk untuk pemeriksaan medis setelah menyebabkan gangguan di sebuah hotel di kawasan Legian Bali pada Rabu pagi, yang memicu tanggapan bersama dari polisi dan petugas ketertiban umum.

Perempuan berusia 55 tahun yang diketahui berinisial ALB itu diduga berteriak dan mondar-mandir di lobi hotel Casa Dasa Legian di Jalan Nakula hingga mengganggu tamu lain yang menginap di properti tersebut.

Polisi merespons setelah mendapat laporan melalui call center darurat 110 Indonesia sekitar pukul 04.35, menurut juru bicara Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya. Petugas Polsek Kuta dibantu petugas ketertiban umum setempat (Satpol PP) diterjunkan ke lokasi kejadian.

Staf hotel mengatakan kepada petugas bahwa wanita Australia tersebut berulang kali berjalan di sekitar lobi sambil berteriak tidak jelas, sehingga menimbulkan kekhawatiran di antara para tamu dan karyawan.

Pihak berwenang mengatakan situasi dapat dikendalikan setelah petugas tiba dan tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Menurut I Wayan Suantara, Komandan Satuan Tugas Ketertiban Umum Kuta (Satpol PP BKO Kuta), perempuan tersebut kemudian dirujuk ke RSUD Prof. Dr. IGNG Ngoerah untuk evaluasi medis lebih lanjut setelah petugas mengamati perilaku yang mereka yakini memerlukan evaluasi.

Sesuai standar operasional prosedur kami, kami merujuknya ke RS Prof Ngoerah untuk diperiksa oleh dokter spesialis kesehatan jiwa, kata Suantara.

Dia menambahkan, pihak rumah sakit akan berkoordinasi dengan otoritas imigrasi jika diperlukan tindakan administratif lebih lanjut setelah pemeriksaan medis.

Hingga Kamis, wanita Australia tersebut masih dalam pengawasan medis sambil menunggu hasil pemeriksaan.

Penafian: Meskipun segala upaya telah dilakukan untuk memastikan keakuratannya, artikel ini mungkin mengandung sedikit ketidakakuratan dalam nama, lokasi, atau detail acara. Pembaca diundang untuk menghubungi tim editorial untuk klarifikasi apa pun.