
Berbeda dengan edisi sebelumnya, Belgia tidak lagi datang sebagai pesaing utama, melainkan sebagai tim yang masih harus banyak membuktikan. Selama Piala Dunia 2026mereka berjuang untuk meraih kemenangan, sehingga menimbulkan keraguan serius mengenai daya saing mereka. Kendati demikian, mereka berhasil mengalahkan Senegal dan melaju ke babak 16 besar. mereka mempertahankan posisi kuat di peringkat dunia putra FIFA sebelum menghadapi USMNT.
Menurut peringkat dunia putra FIFA, Belgia berada di peringkat 9 dengan 1.756,51 poin. Meskipun kinerja mereka tidak konsisten, mereka mempertahankan posisi mereka di peringkat. Meski saat ini mereka belum mempunyai roster yang menjanjikan, namun mereka masih mempunyai beberapa bintang yang mampu membawa perubahan. Mengingat hal tersebut, mereka belum pernah menyamai peringkat tertinggi mereka, yakni peringkat 1 September 2018 hingga Maret 2022, sebuah waktu yang solid.
Meski mereka tidak dalam performa terbaiknya, Tim besutan Rudi Garcia tetap unggul atas USMNT di klasemen sementara. Tim asuhan Mauricio Pochettino berada di peringkat 16 dengan 1690,33 poin, mendapatkan dukungan berkat kinerja mereka yang kuat. Namun, mereka masih bisa mengejutkan Belgia dengan kehebatan ofensif mereka. Selain itu, performa apik Folarin Balogun bisa menjadi pembeda pada laga hari ini, dipadukan dengan Christian Pulisic dan Sergiño Dest.
Belgia bukan lagi tim yang berusaha bersinar lewat penguasaan bola. Sebaliknya, pelatih kepala Rudi Garcia memutuskan untuk mengadopsi a pendekatan yang lebih hati-hati, selalu mengutamakan pertahanan. Untuk alasan ini, Leandro Trossard dan Dodi Lukebakio memulai di sayap, mencari keseimbangan pertahanan. Namun, mereka bisa berbahaya dalam serangan balik, dengan memanfaatkan ruang di belakang pertahanan USMNT.
Kevin De Bruyne #7 dari Belgia merayakan bersama rekan satu timnya setelah mencetak gol.
Penarikan De Bruyne, Doku dan Lukaku oleh Belgia terbukti merugikan
Kevin De Bruyne, Jeremy Doku, dan Romelu Lukaku termasuk di antara pemain terbaik Belgia. Meski begitu, pelatih kepala Rudi Garcia secara mengejutkan memutuskan untuk meninggalkan ketiganya di bangku cadangan. Dengan pendekatan utamanya adalah keseimbangan taktis, keputusan untuk mencadangkan bintang-bintang ini sangat masuk akal. Meskipun demikian, mereka memilih untuk tidak memasukkan pemain paling berbakat mereka, yang bisa berakibat sangat merugikan saat melawan USMNT.
lihat juga
Bagaimana kemenangan, seri, atau kekalahan USMNT dari Belgia dapat berdampak pada Piala Dunia 2026
Tim asuhan Mauricio Pochettino adalah tim yang sangat ofensif. Karena itu, absennya sosok kreatif jenius seperti De Bruyne akan menjadi pukulan telak bagi Belgiakarena ini akan membatasi permainan mereka. Lebih-lebih lagi, Absennya Doku akan membatasi serangan balik tim, karena dia adalah salah satu pemain paling menentukan di turnamen. Di saat yang sama, Charles De Ketelaere terus berjuang untuk bersinar, namun ia tetap unggul Lukaku yang sudah mencetak dua gol.






















