Home Opini Iran menuduh AS melanggar perjanjian gencatan senjata dengan serangan baru

Iran menuduh AS melanggar perjanjian gencatan senjata dengan serangan baru

5
0


Kementerian Luar Negeri Iran menuduh Amerika Serikat melanggar nota kesepahaman bulan lalu dan melanggar hukum internasional dalam serangan terbarunya.

Kementerian tersebut menyebut tindakan militer AS dalam 24 jam terakhir sebagai “pelanggaran terang-terangan” terhadap Piagam PBB.

Dia juga mengatakan Washington telah merusak pengaturan Iran di Selat Hormuz, mengganggu pelayaran komersial internasional dan memperburuk ketidakamanan di sepanjang jalur maritim penting tersebut.

“Hanya 25 hari telah berlalu sejak perjanjian gencatan senjata mengakhiri perang, namun pemerintah AS telah melanggar hampir setiap aspek perjanjian tersebut dengan menyerang infrastruktur transportasi, pelayaran komersial, kapal kargo dan fasilitas udara Iran, melakukan apa yang digambarkan dalam deklarasi tersebut sebagai salah satu kejahatan perang paling serius,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Teheran juga menuduh Amerika Serikat menggunakan wilayah dan fasilitas negara-negara Teluk untuk mempersiapkan serangan terhadap Iran.

Kementerian tersebut memperingatkan negara-negara tetangga agar tidak mengizinkan tanah, wilayah udara atau infrastruktur mereka untuk mendukung operasi militer yang menargetkan negara tersebut.

Iran mengatakan pihaknya tidak menginginkan perang baru, namun memperingatkan bahwa angkatan bersenjatanya akan menganggap sumber serangan apa pun sebagai target yang sah untuk tindakan defensif.